Apa Itu Leverage dalam Perdagangan Kripto?
Daftar Isi
Pendahuluan
Apa itu leverage dalam perdagangan kripto?
Bagaimana cara kerja perdagangan dengan leverage?
Mengapa menggunakan leverage untuk berdagang kripto?
Bagaimana cara mengelola risiko pada perdagangan dengan leverage?
Bagaimana cara menggunakan Perdagangan Margin di Binance?
Penutup
Apa Itu Leverage dalam Perdagangan Kripto?
BerandaArtikel
Apa Itu Leverage dalam Perdagangan Kripto?

Apa Itu Leverage dalam Perdagangan Kripto?

Tingkat Menengah
Diterbitkan Mar 4, 2022Diperbarui Aug 30, 2022
8m

TL;DR

Dalam perdagangan kripto, leverage adalah penggunaan modal pinjaman untuk melakukan perdagangan. Perdagangan leverage dapat memperbesar kekuatan membeli atau menjual, sehingga memungkinkan Anda untuk memperdagangkan jumlah yang lebih besar. Jadi, meskipun modal awal kecil, Anda dapat menggunakannya sebagai jaminan untuk melakukan perdagangan dengan leverage. Meskipun perdagangan dengan leverage dapat melipatgandakan potensi laba, aktivitas ini juga mengandung risiko tinggi, khususnya dalam pasar kripto yang volatil. Berhati-hatilah saat menggunakan leverage untuk berdagang kripto. Aktivitas ini dapat menyebabkan kerugian besar jika pasar bergerak berlawanan dari posisi Anda. 


Pendahuluan

Perdagangan leverage dapat cukup membingungkan, khususnya bagi pemula. Namun, sebelum bereksperimen dengan leverage, Anda harus memahami pengertian dan cara kerjanya. Artikel ini akan berfokus pada perdagangan leverage di pasar kripto, tetapi sebagian besar informasinya juga berlaku untuk pasar tradisional.


Apa itu leverage dalam perdagangan kripto?

Leverage adalah penggunaan modal pinjaman untuk berdagang mata uang kripto atau aset keuangan lainnya. Aktivitas ini memperbesar kekuatan membeli atau menjual, sehingga Anda dapat berdagang dengan lebih banyak modal daripada yang dimiliki saat ini di dompet. Tergantung pada bursa kripto tempat berdagang, Anda dapat meminjam hingga 100 kali dari saldo akun.

Jumlah leverage dinyatakan dalam bentuk rasio, seperti 1:5 (5x), 1:10 (10x), atau 1:20 (20x). Rasio ini menunjukkan besarnya kelipatan dari modal awal Anda. Misalnya, bayangkan Anda memiliki $100 di akun bursa, tetapi ingin membuka posisi bitcoin (BTC) senilai $1.000. Dengan leverage 10x, $100 Anda akan memiliki kekuatan membeli yang sama dengan $1.000.

Anda dapat menggunakan leverage untuk memperdagangkan berbagai derivatif kripto. Jenis umum perdagangan dengan leverage mencakup perdagangan marginleveraged token, dan kontrak futures.


Bagaimana cara kerja perdagangan dengan leverage?

Sebelum dapat meminjam dana dan mulai berdagang dengan leverage, Anda harus menyetorkan dana ke dalam akun perdagangan. Modal awal yang diberikan disebut sebagai jaminan. Jaminan yang diperlukan bergantung pada leverage yang digunakan dan total nilai posisi yang ingin dibuka (disebut sebagai margin).

Misalnya, Anda ingin berinvestasi Ethererum (ETH) senilai $1.000 dengan leverage 10x. Margin yang diperlukan adalah 1/10 dari $1.000. Artinya, Anda hanya perlu memiliki $100 di akun sebagai jaminan untuk dana pinjaman. Jika Anda menggunakan leverage 20x, margin yang diperlukan akan menjadi lebih rendah (1/20 dari $1.000 = $50). Namun, harap diperhatikan bahwa makin tinggi leverage, makin tinggi risiko likuidasi.

Selain setoran margin awal, Anda juga harus mempertahankan ambang batas margin untuk perdagangan Anda. Ketika pasar bergerak berlawanan dari posisi Anda dan margin menjadi lebih rendah daripada ambang batas minimum, Anda harus memasukkan lebih banyak dana ke akun agar tidak dilikuidasi. Ambang batas ini juga dikenal sebagai margin minimum.

Leverage dapat diterapkan ke posisi long dan short. Membuka posisi long berarti bahwa Anda mengharapkan harga aset meningkat. Sebaliknya, membuka posisi short berarti bahwa Anda yakin harga aset akan turun. Meskipun tampak seperti perdagangan spot biasa, penggunaan leverage memungkinkan Anda untuk membeli atau menjual aset berdasarkan jaminan saja dan bukan kepemilikan. Jadi, meskipun tidak memiliki aset, Anda masih dapat meminjamnya dan menjual (membuka posisi short) jika berpendapat bahwa pasar akan turun.

Contoh posisi long dengan leverage 

Bayangkan Anda ingin membuka posisi long BTC senilai $10.000 dengan leverage 10x. Artinya, Anda akan menggunakan $1.000 sebagai jaminan. Jika harga BTC naik 20%, maka Anda akan mendapatkan laba bersih sebesar $2.000 (dikurangi biaya). Jumlah ini jauh lebih besar daripada $200 yang akan didapatkan jika Anda memperdagangkan modal sebesar $1.000 tersebut tanpa menggunakan leverage.

Namun, jika harga BTC turun 20%, posisi Anda akan turun sebesar $2.000. Karena modal awal (jaminan) Anda hanya sebesar $1.000, penurunan sebesar 20% akan menyebabkan likuidasi (saldo Anda menjadi nol). Bahkan, Anda dapat dilikuidasi meskipun pasar hanya turun 10%. Nilai likuidasi persisnya akan bergantung pada bursa yang digunakan. 

Agar tidak dilikuidasi, Anda harus menambahkan lebih banyak dana ke dompet untuk meningkatkan jaminan. Dalam sebagian besar kasus, bursa akan mengirim margin call kepada Anda sebelum likuidasi terjadi (misalnya, email yang memberi tahu Anda untuk menambahkan lebih banyak dana).

Contoh posisi short dengan leverage 

Sekarang, bayangkan Anda ingin membuka posisi short BTC senilai $10.000 dengan leverage 10x. Dalam kasus ini, Anda akan meminjam BTC dari orang lain dan menjualnya dengan harga pasar saat ini. Jaminan Anda bernilai sebesar $1.000, tetapi karena berdagang dengan leverage 10x, Anda dapat menjual BTC senilai $10.000.

Dengan asumsi bahwa harga BTC saat ini adalah $40.000, Anda meminjam 0,25 BTC dan menjualnya. Jika harga BTC turun 20% (turun ke $32.000), maka Anda dapat membeli kembali 0,25 BTC tersebut seharga hanya $8.000. Hal ini akan memberikan laba bersih sebesar $2.000 (dikurangi biaya). 

Namun, jika BTC naik 20% ke $48.000, Anda akan memerlukan tambahan $2.000 untuk membeli kembali 0,25 BTC tersebut. Posisi Anda akan dilikuidasi, karena saldo akun hanya memiliki $1.000. Sekali lagi, agar tidak dilikuidasi, Anda harus menambahkan lebih banyak dana ke dompet untuk meningkatkan jaminan sebelum harga likuidasi tercapai.


Mengapa menggunakan leverage untuk berdagang kripto?

Seperti yang disebutkan, pedagang menggunakan leverage untuk meningkatkan ukuran posisi dan potensi laba mereka. Namun, seperti yang diilustrasikan oleh contoh di atas, perdagangan dengan leverage juga dapat menyebabkan kerugian yang lebih besar.

Alasan lain bagi pedagang untuk menggunakan leverage adalah untuk meningkatkan likuiditas modal mereka. Misalnya, daripada memiliki posisi dengan leverage 2x di satu bursa, mereka dapat menggunakan leverage 4x untuk mempertahankan ukuran posisi yang sama dengan jaminan yang lebih kecil. Hal ini akan memungkinkan mereka untuk menggunakan bagian lain dari uang mereka di tempat lain (misalnya, berdagang aset lain, staking, menyediakan likuiditas ke bursa terdesentralisasi (DEX), berinvestasi dalam NFT, dll.).


Bagaimana cara mengelola risiko pada perdagangan dengan leverage?

Berdagang dengan leverage tinggi memang memerlukan modal yang lebih sedikit untuk memulai, tetapi meningkatkan kemungkinan likuidasi. Jika leverage terlalu tinggi, pergerakan harga sebesar 1% pun dapat menyebabkan kerugian besar. Makin tinggi leverage, makin kecil toleransi volatilitas Anda. Menggunakan leverage yang lebih rendah akan memberikan margin kesalahan yang lebih besar untuk berdagang. Inilah alasan Binance dan bursa kripto lain telah membatasi leverage maksimum yang tersedia bagi pengguna baru.
Strategi manajemen risiko seperti stop-loss dan take-profit order membantu meminimalkan kerugian dalam perdagangan dengan leverage. Anda dapat menggunakan stop-loss order untuk otomatis menutup posisi di harga tertentu yang sangat berguna ketika pasar bergerak berlawanan dari posisi Anda. Stop-loss order dapat melindungi Anda dari kerugian yang besar. Take-profit order adalah kebalikannya. Order ini otomatis menutup ketika laba mencapai nilai tertentu. Hal ini memungkinkan Anda untuk mengamankan penghasilan sebelum kondisi pasar berbalik.
Anda kini seharusnya sudah menyadari bahwa perdagangan leverage merupakan pedang bermata dua yang dapat melipatgandakan keuntungan dan kerugian secara eksponensial. Perdagangan ini mengandung risiko yang tinggi, khususnya dalam pasar mata uang kripto yang volatil. Di Binance, kami mendorong Anda untuk berdagang dengan bertanggung jawab terhadap tindakan Anda. Kami menawarkan alat seperti pemberitahuan anti kecanduan dan fungsi masa jeda untuk membantu Anda mengendalikan perdagangan. Anda harus selalu berhati-hati dan jangan lupa untuk menerapkan DYOR guna memahami cara menggunakan leverage dengan tepat dan merencanakan strategi perdagangan.


Bagaimana cara menggunakan Perdagangan Margin di Binance?

Anda dapat menggunakan leverage untuk berdagang mata uang kripto di bursa kripto seperti Binance. Kami akan menunjukkan cara memulai Perdagangan Margin, tetapi konsep leverage juga dapat ditemui dalam jenis perdagangan lainnya. Sebelum memulai, Anda memerlukan akun Margin. Ikuti artikel FAQ ini untuk membukanya jika belum. 
1. Buka [Trade] (Dagang) - [Margin] dari bilah navigasi atas. 
2. Klik [BTC/USDT] untuk mencari pasangan yang ingin diperdagangkan. Kita akan menggunakan pasangan BNB/USDT.

3. Anda juga harus mentransfer dana ke Dompet Margin. Klik [Transfer Collaterals] (Jaminan Transfer) di bawah diagram candlestick.


4. Pilih dompet untuk mentransfer dana, akun margin tujuan, dan koin yang akan ditransfer. Masukkan jumlah, lalu klik [Confirm] (Konfirmasi). Dalam contoh ini, kita akan mentransfer 100 USDT ke akun Cross Margin.


5. Sekarang, .buka kotak di samping kanan. Pilih [Cross 3x] atau [Isolated 10x]. Margin dalam mode Cross Margin dibagikan di antara akun Margin Anda, sedangkan margin dalam mode Isolated Margin bersifat independen untuk setiap pasangan dagang. Anda dapat membaca selengkapnya mengenai perbedaan di antara keduanya dari artikel FAQ ini. 
6. Pilih [Buy] (beli/long) atau [Sell] (jual/short) dan jenis order, seperti market order. Klik [Borrow] (Pinjam), lalu Anda akan memperhatikan bahwa 100 USDT yang kita transfer ke akun Cross Margin kini dilipatgandakan sebesar 3x menjadi 300 USDT.

 

7. Anda dapat membeli BNB menggunakan leverage dengan memasukkan jumlah USDT memakai [Total] atau jumlah BNB yang ingin dipilih memakai [Jumlah]. Anda juga dapat menyeret bilah di bagian bawah untuk memilih persentase dari saldo yang tersedia yang akan digunakan. Kemudian, Anda akan melihat jumlah yang dipinjam untuk perdagangan ini. Klik [Margin Buy BNB] (Beli Margin BNB) untuk membuka posisi.

Perhatikan bahwa Anda tidak akan dapat menggunakan seluruh saldo yang tersedia, karena Anda harus membayar biaya perdagangan. Sistem akan otomatis menyimpan jumlah biaya perdagangan tergantung pada level VIP Anda.


Penutup

Leverage memungkinkan Anda untuk memulai dengan mudah menggunakan investasi awal yang lebih rendah dan potensi untuk menghasilkan laba yang lebih tinggi. Meskipun begitu, leverage yang digabungkan dengan volatilitas pasar dapat menyebabkan likuidasi terjadi dengan cepat, khususnya jika Anda mengambil leverage 100x untuk berdagang. Selalu berdagang dengan hati-hati dan evaluasi risikonya sebelum melakukan perdagangan dengan leverage. Anda tidak boleh memperdagangkan dana yang kerugiannya tidak sanggup Anda relakan, khususnya saat menggunakan leverage.