Apa Itu IDO (Penawaran DEX Perdana)?
Daftar Isi
Pendahuluan
Apa itu penawaran token?
Bagaimana cara kerja IDO?
Apa masa depan model IDO?
Apa saja keunggulan IDO?
Apa saja kelemahan IDO?
Apa perbedaan antara IDO, IEO, dan ICO?
Di mana tempat menemukan IDO?
Bagaimana cara memasuki IDO?
Tips agar tetap aman dalam sebuah IDO
Platform launchpad IDO yang populer
Kesimpulan
Apa Itu IDO (Penawaran DEX Perdana)?
BerandaArtikel
Apa Itu IDO (Penawaran DEX Perdana)?

Apa Itu IDO (Penawaran DEX Perdana)?

Pemula
Diterbitkan Jan 24, 2022Diperbarui Feb 14, 2022
9m

TL;DR

IDO adalah penawaran token kripto yang berjalan di sebuah Bursa Terdesentralisasi (DEX). Pool likuiditas (LP) memiliki peran penting dalam IDO dengan menciptakan likuiditas pascapenjualan. IDO pada umumnya memungkinkan pengguna untuk mengunci dana dalam bursa untuk mendapatkan token baru selama acara pembuatan token. Kemudian, beberapa dana yang digalang ditambahkan dengan token baru ke sebuah LP sebelum dikembalikan nanti ke proyek.

IDO memberikan cara yang murah dan sederhana bagi proyek untuk mendistribusikan token mereka. IDO telah ada selama beberapa waktu, tetapi penawaran ini masih berkembang dan memberikan model baru, seperti Penawaran Farm Perdana (IFO). Kita juga akan melihat meningkatkan persyaratan KYC seiring area ini menjadi lebih diatur.

Jika ingin memasuki IDO, Anda memerlukan dompet digital seperti MetaMask dan beberapa kripto untuk berlangganan dan membayar biaya transaksi. Selalu lakukan penelitian sendiri terhadap proyek tersebut dan berinvestasilah melalui DEX yang tepercaya. Hal ini mencakup meneliti mekanisme IDO dengan saksama serta tim dan tokenomik proyek. Seperti biasanya, hanya investasikan jumlah yang sanggup Anda relakan apabila hilang karena penawaran token mengandung risiko yang tinggi.


Pendahuluan

Penawaran token biasanya merupakan peluang yang menarik bagi investor dalam ekosistem kripto. Kesempatan untuk membeli token di harga peluncurannya dapat menjadi sangat menguntungkan. Namun, ini hanyalah satu sisi dari ceritanya. Jika melihat pada kehebohan ICO (Penawaran Koin Perdana) pada tahun 2017 terhadap Ethereum (ETH), tidak semuanya positif. Penipuan dan gulung tikar menyebar luas, sehingga para investor sering mengalami kerugian besar.

Sejak saat itu, komunitas kripto telah mengembangkan metode penawaran token alternatif, antara lain Penawaran Bursa Perdana (IEO), Penawaran DEX Perdana (IDO), dan Penawaran Token Keamanan (STO). IDO telah menjadi pilihan yang populer, tetapi apa perbedaannya dengan ICO dan apakah penawaran ini lebih aman untuk digunakan oleh para investor?


Apa itu penawaran token?

Penawaran token adalah metode penggalangan dana. Sebuah proyek atau startup akan menyediakan mata uang kripto baru untuk dijual Metode urun dana dapat bervariasi, seperti menggunakan platform bursa kripto tersentralisasi untuk mengelola prosesnya (IEO), bekerja sama dengan pembuat peraturan keuangan setempat (STO), atau cukup dengan melakukannya sendiri (ICO). Beberapa investor membeli koin karena utilitasnya, sedangkan yang lain melakukannya untuk spekulasi. Misalnya, Anda dapat menggunakan koin untuk farming, staking dalam mekanisme tata kelola, atau membayar biaya transaksi.


Bagaimana cara kerja IDO?

IDO menggunakan bursa terdesentralisasi (DEX) untuk memfasilitasi penjualan token. Proyek kripto menyediakan token ke DEX, pengguna melakukan komitmen terhadap dana mereka melalui platform, lalu DEX menyelesaikan distribusi dan transfer final. Proses ini bersifat otomatis dan berlangsung melalui smart contract di blockchain.

Aturan dan tahapan IDO bergantung pada DEX yang menjalankannya, tetapi terdapat beberapa metode umum:

1. Setelah proses pemeriksaan, proyek diterima untuk menjalankan IDO di sebuah DEX. DEX menawarkan pasokan token dengan harga tetap, lalu pengguna mengunci dana mereka untuk mendapatkan token ini. Investor akan menerima token tersebut selama acara pembuatan token (TGE) nanti. 

2. Biasanya, terdapat whitelist investor. Anda mungkin harus menyelesaikan tugas pemasaran untuk masuk ke daftar tersebut atau cukup memberikan alamat dompet.

3. Beberapa dana yang digalang digunakan untuk membuat pool likuiditas dengan token proyek. Sisa dana diberikan kepada tim. Kemudian, investor memperdagangkan token setelah TGE. Biasanya, likuiditas yang diberikan dikunci selama periode tertentu.

4. Di TGE, token ditransfer ke pengguna dan LP dibuka untuk perdagangan.


Apa masa depan model IDO?

Sementara model di atas merupakan IDO umum, penawaran token selalu berubah. Misalnya, kami juga memiliki model IFO (Penawaran Farm Perdana) yang makin populer. Sulit untuk menilai bahwa ini dapat disebut sebagai IDO tradisional, tetapi IFO bergantung pada konsep inti yang sama: pool likuiditas dan bursa terdesentralisasi.

Daripada mengunci token secara langsung, investor harus melakukan staking terlebih dahulu di LP Keuangan Terdesentralisasi (DeFi) untuk mendapatkan token LP. Misalnya, sebuah proyek yang ingin menjual tokennya untuk mendapatkan BNB di sebuah IFO di PancakeSwap akan mengharuskan investor untuk melakukan staking terhadap BNB dan CAKE dalam LP BNB-CAKE.

Kemudian, token LP BNB-CAKE dikunci untuk mendapatkan token baru, lalu proyek menerima BNB sementara CAKE masuk burning. Jumlah token yang didapatkan akan bergantung pada banyaknya peserta yang ada dalam penjualan dan kelebihan dana akan dikembalikan kepada Anda. Bahkan, mungkin terdapat langkah-langkah untuk menjadikannya lebih adil bagi para investor kecil guna mendapatkan bagian dari IDO, seperti fitur [Basic Sale] (Penjualan Dasar) dan [Unlimited Sale] (Penjualan Tak Terbatas) di IFO PancakeSwap di bawah ini.


Kemungkinan perubahan lainnya terhadap IDO mungkin adalah persyaratan proses KYC (Kenali Pelanggan Anda) dan AML (Anti Pencucian Uang). Pembuat peraturan keuangan di seluruh dunia memiliki minat yang lebih besar dalam DeFi dan status regulasinya. AML dan KYC kini menjadi standar untuk bursa tersentralisasi dan DEX juga mungkin terpengaruh oleh aturan yang sama di masa depan.


Apa saja keunggulan IDO?

Seiring waktu, sebagian besar penawaran token telah menjadi makin adil dan makin aman bagi investor. IDO memiliki beberapa keunggulan unik yang mendukung hal ini:

1. Anda tidak perlu menangani secara langsung dengan sebuah proyek dan memercayai smart contract proyek tersebut. Platform IDO yang andal akan menyelesaikan beberapa penjualan berhasil. Jika smart contract sama, Anda akan lebih memercayai penawaran tersebut.
2. Likuiditas segera disediakan pascapenjualan. IDO akan mengunci beberapa dana yang digalang dalam pool likuiditas untuk membuat pasar yang likuid pascapenjualan. Hal ini membantu mengurangi slippage dan volatilitas.
3. Tidak diperlukan pendaftaran. Anda hanya memerlukan dompet dan dana untuk berpartisipasi dalam penjualan. Detail pribadi tidak diperlukan. Hal ini membuatnya terbuka bagi semua jenis pengguna. Namun, kurangnya proses KYC atau AML dapat dianggap juga sebagai kelemahan (selengkapnya di bagian bawah).
4. IDO terjangkau dan dapat diakses oleh proyek. IDO sering kali lebih mudah dan murah bagi proyek kecil yang kurang dikenal untuk meluncurkan token melalui DEX daripada bursa besar tersentralisasi.
5. IDO sering kali memiliki tindakan anti-whale yang berarti tidak ada investor tunggal yang dapat membeli token dalam jumlah besar.


Apa saja kelemahan IDO?

Beberapa kekuatan IDO juga memunculkan beberapa kelemahannya. Masalah ini berasal terutama dari aspek terdesentralisasi dan anonim dari sebuah IDO.

1. Tidak ada KYC atau AML. Para investor dan proyek akan terlindungi ketika pemeriksaan yang tepat diselesaikan. Tindakan ini membantu mencegah pencucian dana ilegal dan penghindaran sanksi ekonomi. Misalnya, negara tertentu mungkin tidak berpartisipasi dalam IDO secara sah jika token tersebut dihitung sebagai sekuritas.
2. Kurangnya uji kelayakan terhadap proyek. Sebuah proyek yang tidak bereputasi baik akan jauh lebih mudah mendistribusikan token melalui IDO daripada melalui IEO dengan bursa besar yang diatur.


Apa perbedaan antara IDO, IEO, dan ICO?

Metode yang digunakan dalam ICO, IDO, dan IEO cukup berbeda, meskipun hasilnya sama pada umumnya. Berikut adalah ringkasan perbedaan utamanya:


IDO

IEO

ICO

Proses pemeriksaan

DEX memeriksa proyek

CEX memeriksa proyek

Tidak ada proses pemeriksaan, karena proyek menjalankan penjualan sendiri

Penggalangan dana

DEX menangani dana investor

CEX menangani dana investor

Proyek menangani dana investor

Smart contract

DEX membuat dan menjalankan smart contract

CEX membuat dan menjalankan smart contract

Proyek membuat dan menjalankan smart contract

Listing token

Pool likuiditas dibuka di DEX 

Bursa melakukan listing token

Proyek harus menemukan bursa untuk masuk listing

KYC/AML

Tidak

Ya

Tidak


Di mana tempat menemukan IDO?

Tempat pertama untuk menemukan IDO adalah dari proyeknya sendiri. Terlibat dengan komunitas proyek dan mengikuti saluran media sosialnya adalah langkah awal yang baik. Anda juga dapat memeriksa DEX untuk mengetahui daftar IDO mendatang, seperti PancakeSwap atau DODO. Jika Anda menginginkan ringkasan semua IDO mendatang, CoinMarketCap memiliki daftar penawaran token yang tersedia untuk dilihat. Tidak semuanya akan menjadi IDO, tetapi CoinMarketCap melabeli penjualan yang merupakan IDO dengan jelas.


Bagaimana cara memasuki IDO?

Untuk memasuki IDO, Anda akan memerlukan dompet kripto yang dapat terhubung ke DApp, seperti MetaMask atau Binance Chain Wallet. Anda juga akan memerlukan beberapa kripto untuk membeli token dan membayar biaya transaksi. Kripto yang dibutuhkan persisnya akan bergantung pada penjualannya dan bahkan dapat berupa token LP jika Anda berpartisipasi dalam sebuah IFO.
Setelah menyiapkan dompet, Anda perlu terhubung ke DApp IDO menggunakan tombol hubung yang biasanya ditemukan di sudut kanan atas. Berikut adalah contoh tampilannya:


Anda kini akan diberikan petunjuk khusus mengenai cara mengunci dana sebagai persiapan untuk acara pembuatan token. Pastikan Anda juga memiliki dana yang cukup untuk membayar biaya transaksi. Dalam sebagian besar kasus, token akan ditransfer ke dompet Anda setelah periode langganan berakhir. Namun, beberapa penjualan mungkin mengunci atau melakukan staking terhadap token baru Anda selama periode tertentu. Pastikan Anda membaca detailnya sebelum berpartisipasi dalam sebuah IDO.


Tips agar tetap aman dalam sebuah IDO

Sama seperti investasi lainnya, terdapat tips yang mudah dan praktis untuk membantu Anda seaman mungkin:

1. Gunakan tautan yang benar untuk berlangganan IDO. Para penipu akan memanfaatkan antusiasme dan kehebohan terhadap IDO, lalu membuat halaman langganan palsu. Semua kripto yang Anda transfer ke halaman penipuan akan hilang secara permanen.
2. Gunakan Launchpad DEX yang tepercaya. Sudah terdapat banyak DEX tepercaya tempat Anda dapat berpartisipasi dalam IDO, termasuk PancakeSwap dan BakerySwap. Dengan menggunakannya, Anda memiliki kesempatan terbaik untuk berhasil menerima token dalam penjualan.
3. Lakukan penelitian terhadap proyek yang diinvestasikan. Apakah proyek berasal dari tim yang ternama dan tepercaya? Apakah dana yang digalang akan disalurkan? Apakah sudah ada produk yang siap digunakan? Pertanyaan seperti ini dapat membantu Anda menentukan kemungkinan terjadinya gulung tikar.
4. Periksa syarat dan ketentuan IDO. Mungkin terdapat penundaan dalam mendapatkan token atau bahkan token Anda dapat masuk staking atau dikunci selama beberapa waktu. Hampir semuanya mungkin terjadi tergantung pada tokenomik proyek dan Anda harus selalu memahaminya dengan saksama.
5. Investasikan hanya dana yang sanggup direlakan apabila hilang. Penjualan token terkenal sangat volatil. Anda dapat mudah terbawa suasana dan menginvestasikan lebih dari yang seharusnya. Namun, jangan lupa. Penjualan masih berisiko dan meskipun dengan penelitian yang baik, Anda masih dapat menjadi korban scam, penipuan, atau gulung tikar.


Platform launchpad IDO yang populer

Terdapat sejumlah besar DEX di berbagai blockchain yang menawarkan layanan IDO. Cara yang sederhana untuk mencarinya adalah melalui daftar Koin Launchpad Teratas berdasarkan Kapitalisasi Pasar milik CoinGecko. Setiap DEX yang memiliki koinnya sendiri, yaitu hampir semuanya, disajikan dalam daftar tersebut. Namun, jangan lupa bahwa kapitalisasi pasar yang besar bukan berarti bahwa DEX tersebut andal atau tepercaya. Anda harus menggunakan informasi ini bersamaan dengan fundamental lainnya sebelum memilih DEX yang akan digunakan untuk sebuah IDO.


Kesimpulan

Dengan gabungan kemudahan penggunaan, keterjangkauan, dan aksesibilitas, IDO telah menjadi model penggalangan dana standar bagi kebanyakan model baru di pasar kripto. Bahkan, penawaran token telah menjadi industri tersendiri. Singkatnya, Anda biasanya lebih aman jika berpartisipasi dalam penjualan melalui Bursa Likuiditas Terdesentralisasi daripada sebuah proyek. Namun demikian, mayoritas keberhasilan dalam sebuah IDO adalah dalam memilih proyek yang tepat. Untuk hal ini, tidak ada yang mengalahkan penelitian dalam bidang kripto.