Apa Itu Bull Market?
Daftar Konten
Pengantar
Apa itu bull market?
Contoh bull market
Bull market vs. bear market – apa perbedaannya?
Bagaimana pedagang memanfaatkan bull market
Konklusi
Apa Itu Bull Market?
BerandaArtikel
Apa Itu Bull Market?

Apa Itu Bull Market?

Pemula
Published Jul 27, 2020Updated Apr 29, 2021
6m

Pengantar

Tren pasar merupakan salah satu aspek paling mendasar dari pasar keuangan. Dapat didefenisikan sebagai arah pergerakan suatu aset atau pasar secara keseluruhan. Dengan demikian, tren pasar diamati dengan saksama oleh analis teknikal dan analis fundamental.
Bull market cenderung relatif mudah untuk diperdagangkan, karena memungkinkan diterapkannya beberapa strategi perdagangan dan investasi yang paling mudah. Bahkan pedagang yang tidak berpengalaman pun dapat melakukannya dengan baik. Namun, penting juga untuk memahami bagaimana pasar bergerak dalam siklus.

Jadi, apa yang harus Anda ketahui mengenai bull market? Bagaimana para pedagang dapat memanfaatkannya? Kita akan membahas semuanya dalam artikel ini.


Apa itu bull market?

Bull market (atau bull run) merupakan keadaan pasar keuangan yang menunjukkan kenaikan harga. Istilah bull market sering digunakan dalam konteks pasar saham. Namun, sebenarnya ini juga dapat digunakan di semua jenis pasar keuangan – termasuk Forex, obligasi, komoditas, real estate, dan mata uang kripto. Selain itu, bull market juga dapat merujuk ke aset tertentu seperti Bitcoin, Ethereum, atau BNB, atau bahkan bisa merujuk ke sektor, seperti token utilitas, koin privasi, atau saham biotek.

Anda mungkin pernah mendengar pedagang dari Wall Street menggunakan istilah “bullish” dan “bearish.” Ketika seorang pedagang mengatakan ia bullish di pasar, itu berarti bahwa ia mengharapkan harga naik. Ketika ia bearish, ia memperkirakan harga akan turun.

Bullish juga sering diartikan bahwa pedagang membuka posisi long terhadap pasar, meskipun belum tentu selalu demikian. Bullish mungkin tidak berarti bahwa peluang long ada sekarang, hanya saja harga sedang naik atau diperkirakan akan naik.
Perlu dicatat juga bahwa bull market tidak berarti harga tidak akan jatuh atau berfluktuasi. Inilah sebabnya mengapa lebih masuk akal untuk memandang bull market dalam kerangka waktu yang lebih panjang. Dalam hal ini, bull market akan mengandung periode penurunan atau konsolidasi tanpa mematahkan tren pasar utama. Lihat chart Bitcoin di bawah ini. Meskipun ada periode penurunan, dan beberapa pasar mengalami kejatuhan, namun aset tetap berada dalam tren naik sejak awal.


Chart harga Bitcoin (2010-2020).


Jadi, dalam pengertian ini, definisi bull market bergantung pada kerangka waktu. Secara umum, ketika menggunakan istilah bull market, kita berbicara mengenai jangka waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Seperti halnya teknik analisis pasar lainnya, tren dalam kerangka waktu yang lebih panjang akan memiliki lebih banyak validitas daripada tren dalam kerangka waktu yang lebih pendek. 

Dengan demikian, mungkin akan ada periode penurunan yang berkepanjangan di bull market dalam kerangka waktu yang panjang. Pergerakan harga yang melawan tren ini dikenal khususnya karena memiliki volatilitas yang tinggi – meskipun bisa sangat bervariasi.


Contoh bull market

Beberapa contoh bull market yang paling terkenal berasal dari pasar saham. Saat-saat di mana harga saham dan indeks pasar (seperti Nasdaq 100) terus meningkat.

Sejauh menyangkut ekonomi global, harga akan berfluktuasi di antara bull market dan bear market. Siklus ekonomi ini bisa berlangsung bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun. Beberapa orang mengatakan bahwa bull market yang dimulai setelah Krisis Keuangan 2008 dan berlangsung hingga pandemi coronavirus merupakan “bull market terpanjang dalam sejarah.” Ini mungkin benar atau tidak – seperti telah disebutkan sebelumnya, bull market dalam kerangka waktu yang panjang hanya masalah perspektif.


Meski begitu, mari kita lihat kinerja jangka panjang Dow Jones Industrial Average (DJIA). Terlihat bahwa pada dasarnya harga telah berada di bull market selama seabad. Tentu saja, ada periode penurunan yang berlangsung selama bertahun-tahun, seperti tahun 1929 atau 2008, tetapi tren keseluruhan masih mengarah ke atas.


Kinerja DJIA sejak tahun 1915.


Beberapa orang berpendapat bahwa tren tersebut mirip dengan Bitcoin. Tapi kita tidak bisa memastikan apakah dan kapan Bitcoin akan mengalami bull market multi-tahun. Penting juga dicatat bahwa sebagian besar mata uang kripto lainnya (atau altcoin) mungkin tidak akan pernah mengalami apresiasi harga yang serupa, jadi, harap waspada dalam menentukan tujuan investasi Anda.


Bull market vs. bear market – apa perbedaannya?

Ini merupakan dua konsep yang berlawanan, jadi, perbedaannya tidak terlalu sulit ditebak. Harga terus naik di bull market, sementara harga terus turun di bear market.

Masing-masing memiliki cara terbaik untuk memperdagangkannya. Dalam bull market, pedagang dan investor umumnya akan membuka posisi long. Sementara di bear market, mereka akan membuka posisi short atau tetap bertahan di fiat.
Dalam beberapa kasus, tetap bertahan di fiat (atau stablecoin) juga dapat berarti membuka posisi short terhadap pasar, karena diperkirakan harga akan turun. Perbedaan utamanya, tetap bertahan di fiat berarti menjaga modal, sementara membuka posisi short berarti mengambil laba dari penurunan harga aset. Tetapi jika Anda menjual aset, berharap untuk membelinya kembali dengan harga lebih rendah, Anda pada dasarnya ada dalam posisi short – meskipun tidak langsung mendapat laba dari penurunan harga.
Satu hal lagi yang perlu dipertimbangkan adalah biaya. Tetap bertahan di stablecoin tidak akan dikenakan biaya, karena biasanya tidak ada biaya kustodian. Namun, short biasanya dikenakan biaya pendanaan atau suku bunga demi menjaga posisi terbuka. Inilah sebabnya mengapa futures triwulan mungkin ideal untuk posisi short jangka panjang, karena tidak ada biaya pendanaan yang terkait.



Bagaimana pedagang memanfaatkan bull market

Gagasan utama di balik memperdagangkan bull market relatif sederhana. Harga sedang naik, jadi membuka posisi long dan membeli dip umumnya merupakan strategi yang masuk akal. Inilah sebabnya mengapa strategi beli dan hodl dan dollar-cost averaging biasanya cocok untuk bull market jangka panjang.
Ada kata-kata bijak yang berbunyi seperti ini: “The trend is your friend, until it’s not.” Ini berarti bahwa sangat masuk akal jika Anda berdagang dengan mengikuti arah tren pasar. Pada saat yang sama, tidak ada tren yang akan bertahan selamanya, dan strategi yang sama mungkin tidak akan berhasil dalam kondisi yang berbeda di siklus pasar. Satu-satunya yang pasti: pasar bisa dan akan berubah. Seperti yang telah kita lihat dengan wabah COVID-19, bull market bertahun-tahun bisa musnah hanya dalam beberapa minggu.
Secara alami, sebagian besar investor akan bullish di bull market. Masuk akal, karena ketika harga naik, sentimen keseluruhan juga harusnya bullish. Namun, bahkan selama bull market pun, akan ada beberapa investor yang bearish. Jika strategi perdagangan mereka cocok, mereka bahkan mungkin berhasil dengan perdagangan bearish jangka pendek, seperti shorting.

Dengan demikian, beberapa pedagang akan mencoba untuk membuka short di high terbaru di bull market. Namun, ini merupakan strategi tingkat lanjut dan umumnya lebih cocok bagi pedagang profesional. Sebagai pedagang yang kurang berpengalaman, biasanya lebih masuk akal untuk berdagang sesuai tren. Banyak investor yang terjebak ketika mencoba membuka posisi short terhadap pasar. Lagi pula, melangkah ke depan banteng yang mengamuk atau ke depan lokomotif merupakan tindakan yang sangat berbahaya.


Konklusi

Kita telah membahas apa itu bull market, dan bagaimana pedagang dapat melakukan pendekatan berdagang di kondisi bull market. Biasanya, strategi perdagangan yang paling mudah dalam setiap tren pasar adalah mengikuti arah tren keseluruhan. 
Dengan demikian, bull market bisa menghadirkan peluang perdagangan yang baik, bahkan bagi investor pemula. Namun, selalu penting untuk mengelola risiko dengan benar dan terus belajar untuk menghindari kesalahan sebanyak mungkin.
Apakah Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai bull market? Lihat platform tanya jawab kami, Ask Academy, tempat di mana komunitas akan menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda.