Panduan SushiSwap untuk Anda
Panduan SushiSwap untuk Anda
BerandaArtikel

Panduan SushiSwap untuk Anda

Tingkat Menengah
1w ago
7m
TL;DR: DeFi, satu-satunya tempat di mana unicorn dan sushi kartun bertarung untuk memperebutkan likuiditas.

Uniswap telah menjadi salah satu protokol DeFi paling sukses dalam pertukaran token di Ethereum. Platform ini dibuat oleh tim pengembang yang kecil, yang bersemangat membuat kode open-source agar tersedia bagi siapa saja yang ingin melakukan fork. Inilah yang dilakukan SushiSwap!

Sushiswap merupakan fork dari Uniswap, menambahkan token SUSHI yang menggugah selera. Memberikan kendali atas protokol kepada holder, dan membayar sebagian dari biaya kepada mereka. Mari kita lihat bagaimana Anda bisa mendapatkan sedikit SUSHI di piring Anda!


Pengantar

Seiring berkembangnya dunia Keuangan Terdesentralisasi atau Decentralized Finance (DeFi), semakin banyak platform keuangan baru yang terus bermunculan. Kita telah melihat fungsi-fungsi seperti flash loan dan yield farming (atau penambangan likuiditas) dimanfaatkan oleh para investor untuk menghasilkan lebih banyak uang dengan uang mereka.
Uniswap telah memperkuat posisinya sebagai salah satu protokol inti DeFi. Terlepas dari etos terdesentralisasi dan sangat bergantung pada smart contract, nyatanya, pengguna tidak memiliki banyak hak suara dalam menentukan arah pengembangannya.

SushiSwap, pendatang baru di bidang yang sama, berjanji untuk mengubah keadaan tersebut. Dengan nilai lebih dari $1 miliar terkunci di dalam protokol – hanya beberapa hari setelah peluncuran – menunjukkan bahwa banyak yang tertarik dengan perubahan ini.

Dalam artikel ini, kita akan membahas hasil fork Uniswap tersebut yang mencuri perhatian dunia kripto.


Apa itu SushiSwap?

Sebelum kita mulai, jika Anda tidak tahu apa itu Uniswap dan cara kerjanya, Anda akan kesulitan memahami SushiSwap. 
Singkatnya, Uniswap merupakan protokol bursa terdesentralisasi yang bekerja tanpa order book. Alih-alih order book, platform ini menggunakan model yang disebut pembuatan pasar otomatis atau automated market-making (AMM), di mana penyedia likuiditas menambahkan dana ke pool likuiditas. Sebelum Anda berpikir untuk menyediakan likuiditas ke dalam Sushiswap, kami sangat menyarankan Anda membaca artikel Uniswap terlebih dahulu untuk memahami semua detailnya.

SushiSwap adalah hasil fork dari Uniswap dengan beberapa perbedaan penting – terutama, token SUSHI. Token memiliki dua fungsi saat diluncurkan: memberikan hak tata kelola kepada holder dan membayarkan sebagian dari biaya dalam protokol kepada holder. Dengan istilah sederhana, holder SUSHI “memiliki” protokol.

Mengapa banyak yang meminatinya? Nah, tata kelola komunitas sangat terkait dengan etos DeFi. Pertumbuhan penambangan likuiditas (yield farming) sebagai metode valid dalam distribusi token telah memunculkan banyak sekali token baru. Ini bertujuan agar semua orang yang terlibat diperlakukan secara adil, dengan sedikit atau tanpa alokasi kepada pendiri, dan distribusi yang setara berdasarkan jumlah dana yang disediakan. Token yang didistribusikan melalui insentif likuiditas ini kemudian memberikan hak tata kelola kepada para holder token. Selain itu, kita telah mengetahui bahwa holder SUSHI juga berhak atas sebagian dari biaya yang dibayarkan ke protokol oleh pedagang.

Baik, sekarang muncul pertanyaan baru, apa manfaat hak tata kelola ini bagi holder? Nah, siapa pun dapat mengirimkan Proposal Peningkatan SushiSwap atau SushiSwap Improvement Proposal (SIP), yang kemudian akan berlanjut dengan proses voting oleh para holder SUSHI. Bisa berupa perubahan kecil atau bahkan besar terhadap protokol. Alih-alih tim yang lebih tradisional seperti Uniswap, pengembangan SushiSwap ada di tangan holder token SUSHI. Komunitas yang kokoh bisa menjadi aset yang kuat bagi proyek token mana pun, terutama dalam protokol DeFi.


Uniswap vs. SushiSwap

Bukan rahasia lagi jika kripto berakar kuat dalam semangat open-source. Banyak yang mengira bahwa Bitcoin dan protokol DeFi bersifat permissionless yang semakin banyak bermunculan bertindak sebagai barang publik baru dalam bentuk perangkat lunak. Karena proyek-proyek ini sangat mudah disalin dan diluncurkan kembali dengan hanya perubahan kecil, wajar jika keadaan ini menyebabkan persaingan antara produk-produk serupa. Namun, kita dapat berasumsi, pada akhirnya semua ini akan menghasilkan produk terbaik yang ditawarkan kepada konsumen akhir.

Tidak diragukan lagi bahwa dunia DeFi sangat berutang kepada tim Uniswap, terutama dalam hal kemajuan pengembangan. Dengan demikian, kita bisa melihat di masa depan, Uniswap dan SushiSwap (atau hasil fork lainnya) akan terus berkembang. Uniswap mungkin akan tetap yang terdepan dalam inovasi di bidang AMM, sementara SushiSwap bisa memberikan alternatif yang lebih berfokus pada fitur-fitur yang diinginkan komunitas.

Namun demikian, memecah likuiditas di antara protokol yang serupa tidaklah ideal. Jika Anda telah membaca artikel Uniswap, Anda pasti sudah tahu bahwa AMM bekerja paling baik dengan likuiditas yang tersedia sebanyak mungkin di dalam pool. Jika likuiditas DeFi terbagi di antara banyak protokol AMM yang berbeda, bisa menyebabkan pengalaman yang lebih buruk bagi pengguna akhir.


Bagaimana reward SUSHI didistribusikan?

SUSHI didistribusikan melalui penambangan likuiditas. Jika Anda tidak tahu apa artinya, silakan baca artikel yield farming kami terlebih dahulu untuk memahami dasar-dasarnya.

SUSHI didistribusikan kepada mereka yang menyediakan likuiditas ke dalam pool Uniswap. Kemudian, mereka dapat menyimpan token LP Uniswap mereka ke dalam kontrak staking SushiSwap untuk mulai mengasilkan SUSHI.

Awalnya, pool Uniswap ini terdiri dari:

  • USDT-ETH
  • USDC-ETH
  • DAI-ETH
  • sUSD-ETH
  • COMP-ETH
  • LEND-ETH
  • SNX-ETH
  • UMA-ETH
  • LINK-ETH
  • BAND-ETH
  • AMPL-ETH
  • YFI-ETH
  • SUSHI-ETH


Untuk mendorong penyediaan likuiditas ke dalam pasar SUSHI, pool SUSHI-ETH memberikan reward ganda. Tak lama setelah peluncuran, voting dilakukan, dan keputusan yang diambil adalah untuk menambah pool agar memenuhi syarat distribusi. Inilah kekuatan tata kelola komunitas!

Distribusi reward SUSHI dimulai di Ethereum di blok 10.750.000. Reward berkurang setelah 100.000 blok (atau kira-kira dua minggu). Setelah dua minggu pertama distribusi awal, token likuiditas dalam kontrak staking akan dipindahkan ke kontrak SushiSwap. Ini berarti bahwa semua token LP Uniswap yang di-stake di SushiSwap akan ditukarkan di Uniswap dengan token yang diwakili, dan pool likuiditas baru akan dibuat dengan menggunakan token-token tersebut di SushiSwap. Ini secara efektif akan menandai peluncuran bursa SushiSwap.


Bagaimana menyediakan likuiditas di SushiSwap

Mendapatkan token

Jadi, Anda telah memutuskan untuk melakukan staking token-token Uniswap demi mendapatkan SUSHI sebagai imbalan. Langkah pertama adalah mendapatkan token tersebut. Kita akan menyediakan likuiditas ke UMA-ETH, tetapi jangan ragu untuk memilih pasangan mana pun yang Anda inginkan (asalkan token-token LP tersebut dapat digunakan di SushiSwap).


  1. Masuk ke Uniswap
  2. Beralih ke tab Pool
  3. Klik Add liquidity
  4. Seharusnya, dasarnya sudah berupa ETH, jika belum, pilih ETH
  5. Di bawahnya, klik Select a token dan cari UMA
  6. Sekarang masukkan jumlah ETH dan UMA yang akan Anda tambahkan ke pool likuiditas
  7. Terakhir, tambahkan likuiditas ke pool dan Anda akan menerima token ETH-UMA UNI-V2 LP – ini nanti dapat ditukarkan untuk menebus token Anda setelah proses staking selesai di Sushiswap.


Catatan: Karena adanya potensi kerugian tidak permanen, Anda mungkin akan menerima distribusi token dalam jumlah yang berbeda saat penebusan dibandingkan dengan yang Anda tambahkan pada awalnya.


Mari makan!

Sekarang setelah Anda memiliki token ETH-UMA UNI-V2 LP, mari kita kunjungi restorannya di sushiswap.org.


The man, the myth, the legend: Chef Nomi, koki sushi.


Seperti kebanyakan aplikasi Web3, kita perlu menghubungkan wallet Ethereum ke situs untuk berinteraksi. Ada dua opsi: MetaMask, atau WalletConnect. Pilih Unlock Wallet di pojok kanan atas, dan pilih wallet pilihan Anda.


Membuka wallet menunjukkan saldo SUSHI Anda dan total pasokan.


Saatnya melihat menu! Tekan tombol Menu di bagian atas jendela untuk melihat apa saja yang tersedia.


Jika Anda menggulir ke bawah, Anda akan melihat semua opsi yang tersedia.


Untuk setiap item ini, Anda akan melakukan staking dengan token. Umami Squid kelihatannya enak, jadi kita akan memilihnya.


Enaaak...


Jika Anda telah membaca panduan ERC-20 kami, Anda pasti sudah tahu bahwa terkadang Anda perlu memberikan izin penarikan dalam sebuah kontrak. Dengan memilih fungsi setujui, Anda memberi tahu jaringan bahwa SushiSwap diizinkan untuk menggunakan UMA-ETH UNI-V2 LP atas nama Anda.



Setelah itu, Anda dapat memilih jumlah yang ingin di-stake.



Dan sekarang, semuanya sudah siap! Koki akan mulai membuat sushi Anda. Kapan saja, Anda dapat memanen SUSHI, menghapus token LP, dan membawanya kembali ke Uniswap untuk mengambil ETH dan UMA Anda.


Apakah SushiSwap aman?

Tertanggal 1 September 2020, SushiSwap merupakan proyek yang tidak diaudit. Menyimpan dana ke dalam smart contract selalu membawa risiko bug, bahkan untuk proyek yang diaudit dan memiliki reputasi tinggi sekali pun. Selain itu, SushiSwap dibuat oleh pengembang anonim, yang bahkan membuat penyetoran dana ke dalamnya lebih berisiko.

SushiSwap merupakan eksperimen yang menyenangkan, tetapi jangan pernah menyetor dana lebih dari kemampuan Anda. Selain itu, karena biaya gas yang sangat tinggi di Ethereum, setoran kecil membutuhkan cukup banyak farming sebelum benar-benar dapat menghasilkan laba.

Karena itu, pengembang SushiSwap mengundang sejumlah perusahaan audit untuk mengaudit kontrak mereka. Audit itu mahal, tetapi kita telah melihat proyek komunitas lainnya seperti YAM, bahwa pengguna bersedia mendanai audit untuk inisiatif yang mereka yakini.


Konklusi

SushiSwap merupakan eksperimen menarik yang menantang keunggulan kompetitif protokol DeFi yang sudah sukses – Uniswap. SushiSwap adalah hasil fork dari Uniswap dengan perbedaan utamanya: tata kelola komunitas.

Ujian sebenarnya terhadap SushiSwap akan dimulai setelah periode distribusi dua minggu pertama. Apakah SushiSwap akan menyedot likuiditas dengan jumlah signifikan dari Uniswap? Ataukah petani SUSHI hanya mencari keuntungan cepat?

Tidak peduli seberapa sukses SushiSwap nantinya, ini menunjukkan bahwa tidak ada produk atau layanan yang tak tersaingi di DeFi.