Apa Itu OCO Order?
Apa Itu OCO Order?
BerandaArtikel
Apa Itu OCO Order?

Apa Itu OCO Order?

Pemula
Published Aug 22, 2019Updated May 11, 2022
3m
Catatan: Kami sangat menyarankan Anda untuk membaca panduan kami mengenai limit order dan stop-limit order sebelum melanjutkan.


OCO, atau “One Cancels the Other” memungkinkan Anda untuk menempatkan dua order pada waktu yang sama. Jenis order ini menggabungkan limit dan stop-limit order, tetapi hanya satu dari kedua order ini yang tereksekusi.

Dengan kata lain, segera setelah salah satu order terisi sebagian atau sepenuhnya, order yang lain akan dibatalkan secara otomatis. Perhatikan bahwa pembatalan salah satu order secara manual juga akan membatalkan order yang lain.

Saat berdagang di Bursa Binance, Anda dapat menggunakan OCO order sebagai bentuk dasar automasi perdagangan. Fitur ini memberikan pilihan untuk memasang dua limit order secara bersamaan yang dapat berguna untuk meraih laba dan meminimalkan potensi kerugian.


Bagaimana cara menggunakan order OCO?

Setelah masuk ke akun Binance, buka antarmuka Bursa Dasar, lalu temukan area perdagangan seperti ilustrasi di bawah. Klik “Stop-limit order” untuk membuka menu dropdown, lalu pilih “OCO”.


Di Binance, OCO order dapat dipasang sebagai pasangan order pembelian dan penjualan. Anda dapat menemukan informasi selengkapnya mengenai OCO order dengan mengeklik tanda “i”.


Setelah memilih opsi OCO, tampilan perdagangan yang baru akan dimuat, seperti terlihat di bawah. Tampilan ini memungkinkan Anda untuk menempatkan limit dan stop-limit order secara bersamaan.

Limit order

  • Harga: Harga dari limit order Anda. Order ini akan muncul di buku order.

Stop-Limit

  • Stop: Harga ketika stop-limit order akan dipicu (misalnya, 0,0024950 BTC).
    Limit: Harga sebenarnya dari limit order Anda setelah stop dipicu (misalnya, 0,0024900 BTC).
  • Jumlah: Ukuran order Anda (contoh: 5 BNB).
  • Total: Nilai total order Anda.


Setelah menempatkan order OCO, Anda dapat menelusuri ke bawah untuk memvisualisasikan detail dari kedua order pada bagian “Order terbuka”.

Misalnya, bayangkan bahwa Anda baru saja membeli 5 BNB seharga 0,0026837 BTC karena yakin bahwa harganya mendekati zona support utama dan kemungkinan akan naik.

Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan fitur OCO untuk menempatkan order pengambilan laba di 0,0030 BTC bersamaan dengan stop-limit order di 0,0024900 BTC.


Jika perkiraan Anda tepat dan harga naik di atas 0.0030 BTC, order jual Anda akan tereksekusi, dan stop-limit order akan dibatalkan secara otomatis.

Di sisi lain, jika ternyata Anda salah dan harga turun ke 0,0024950 BTC, stop-limit order Anda akan terpicu. Ini akan meminimalisasi kerugian Anda jika harga terus turun.

Perhatikan bahwa dalam contoh ini, Harga Stop adalah 0,0024950 (harga pemicu) dan Harga Limit adalah 0,0024900 (harga perdagangan order Anda). Artinya, stop-limit order akan dipicu pada saat harga 0,0024950 tercapai. Harga order sebenarnya yang akan dipasang sebagai limit order akan menjadi 0,0024900. Dengan kata lain, jika BNB/BTC turun ke 0,0024950 atau lebih rendah, maka limit order jual seharga 0,0024900 akan dipasang. Namun, jika harga turun di bawah 0,0024950, terdapat risiko bahwa limit order tidak dapat terisi. 

Fitur OCO order adalah alat yang sederhana tetapi ampuh bagi Anda dan pengguna Binance lainnya untuk berdagang dengan cara yang lebih aman dan fleksibel. Jenis order ini dapat berguna untuk mengunci laba, membatasi risiko, dan bahkan untuk masuk dan keluar dari posisi. Meskipun begitu, Anda harus memiliki pemahaman yang baik mengenai limit order dan stop-limit order sebelum menggunakan OCO order.