Apa Itu GameFi dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Daftar Konten
Pendahuluan
Apa itu GameFi?
Bagaimana cara kerja GameFi?
Model play-to-earn (P2E)
Kepemilikan aset digital
Aplikasi DeFi
Apakah video game dianggap sebagai GameFi? 
Bagaimana cara memulai game GameFi?
Masa depan GameFi
Penutup
Apa Itu GameFi dan Bagaimana Cara Kerjanya?
BerandaArtikel
Apa Itu GameFi dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Apa Itu GameFi dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Tingkat Menengah
Published Mar 25, 2022Updated Apr 28, 2022
8m

TL;DR

GameFi adalah game blockchain play-to-earn yang menawarkan insentif ekonomi kepada pemain. Biasanya, pemain bisa mendapatkan reward mata uang kripto dan NFT dengan menyelesaikan tugas, bertarung melawan pemain lain, dan melanjutkan ke berbagai level game.

Tidak seperti video game tradisional, sebagian besar game blockchain mengizinkan pemain mentransfer item game di luar dunia virtual game. Hal ini memungkinkan pemain untuk memperdagangkan item di marketplace NFT dan penghasilan kripto mereka di bursa kripto.


Pendahuluan

GameFi telah mengambil alih industri game tradisional dengan cepat sejak munculnya Axie Infinity. Hal ini memikat gamer dengan menawarkan peluang untuk menghasilkan uang sambil bersenang-senang. Apa itu GameFi dan apa perbedaannya dengan video game yang sudah kita kenal?


Apa itu GameFi?

GameFi adalah campuran dari kata "game" (permainan) dan "finance" (keuangan). Istilah ini merujuk pada game blockchain play-to-earn yang menawarkan insentif ekonomi kepada pemain. Ekosistem GameFi menggunakan mata uang kripto, non-fungible token (NFT), dan teknologi blockchain untuk membuat lingkungan game virtual.

Biasanya, pemain bisa mendapatkan reward dalam game dengan menyelesaikan tugas, bertarung melawan pemain lain, dan melanjutkan ke berbagai level game. Mereka juga dapat mentransfer aset di luar game untuk diperdagangkan di bursa kripto dan marketplace NFT.


Bagaimana cara kerja GameFi?

Dalam GameFi, reward dapat memiliki berbagai bentuk, seperti mata uang kripto atau aset dalam game seperti lahan virtual, avatar, senjata, dan kostum. Setiap proyek GameFi akan mengadopsi model dan ekonomi game yang berbeda. Dalam sebagian besar kasus, aset dalam game adalah NFT yang berjalan di blockchain. Artinya, aset tersebut dapat diperdagangkan di marketplace NFT. Namun, dalam kasus lain, aset dalam game harus dikonversi menjadi NFT sebelum pemain dapat memperdagangkan atau menjualnya.

Biasanya, aset dalam game akan memberikan manfaat tertentu kepada pemain sehingga memungkinkan mereka untuk mendapatkan lebih banyak reward. Namun, beberapa game juga memiliki avatar dan kosmetik yang murni bersifat visual dan tidak memiliki pengaruh pada permainan dan penghasilan.

Tergantung pada game-nya, pemain bisa mendapatkan reward dengan menyelesaikan tugas, bertarung melawan pemain lain, atau membangun struktur yang dimonetisasi di petak lahan mereka. Beberapa game juga memungkinkan pemain untuk menghasilkan pendapatan pasif tanpa memainkan game, baik melalui staking maupun dengan meminjamkan aset game mereka kepada pemain lain. Mari kita lihat beberapa fitur umum dalam GameFi.


Model play-to-earn (P2E)

Inti dari proyek GameFi adalah play-to-earn (P2E) sebagai mode game revolusioner. Mode ini cukup berbeda dari model pay-to-play yang diadopsi oleh video game tradisional. Pay-to-play mengharuskan gamer untuk berinvestasi sebelum dapat mulai bermain. Misalnya, video game seperti Call of Duty mengharuskan pemain membeli lisensi atau langganan berulang.

Dalam sebagian besar kasus, video game tradisional tidak akan menghasilkan imbal hasil finansial apa pun kepada pemain dan aset dalam game dikontrol serta dimiliki oleh perusahaan game. Sebaliknya, game P2E dapat memberikan kontrol penuh kepada pemain terhadap aset dalam game sambil menawarkan peluang untuk menghasilkan uang juga.

Namun, ingat bahwa semuanya bergantung pada model dan desain game yang diadopsi oleh proyek GameFi. Teknologi blockchain dapat (dan seharusnya) memberikan kontrol penuh kepada pemain terhadap aset dalam game, tetapi hal tersebut tidak selalu terjadi. Pastikan Anda memahami cara kerja game dan pihak di balik proyek tersebut sebelum mendalami game P2E.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa game P2E dapat bersifat free-to-play dan masih menghasilkan reward finansial kepada pemain, tetapi beberapa proyek GameFi mengharuskan Anda membeli NFT atau aset kripto sebelum dapat bermain. Oleh karena itu, Anda harus selalu melakukan DYOR dan mengevaluasi risiko. Jika game P2E memerlukan investasi awal untuk dimulai dan reward-nya kecil, Anda cenderung akan kehilangan investasi awal.

Salah satu game play-to-earn paling populer adalah Axie Infinity. Game NFT berbasis Ethereum ini telah mengalami kenaikan popularitas sejak tahun 2018. Para gamer dapat menggunakan peliharaan NFT (Axie) mereka untuk mendapatkan token SLP dengan menyelesaikan quest harian dan bertarung melawan pemain lain. 

Mereka juga bisa mendapatkan reward AXS jika berhasil mencapai peringkat PvP tertentu. Selain itu, AXS dan SLP dapat digunakan untuk beternak Axie baru yang dapat digunakan dalam game atau diperdagangkan di marketplace NFT resmi mereka.

Selain membeli dan menjual Axie, pemain dapat meminjamkan Axie mereka kepada pemain lain, sehingga memberikan peluang kepada pemilik untuk menghasilkan tanpa memainkan game. Model pinjaman ini disebut dengan beasiswa. Hal ini memungkinkan penerima beasiswa untuk menggunakan Axie yang dipinjam untuk bermain dan mendapatkan reward. 

Dengan kata lain, para pemilik Axie bisa menghasilkan pendapatan pasif sedangkan penerima beasiswa dapat memainkan game tanpa melakukan investasi. Kemudian, reward yang dihasilkan dibagi di antara penerima beasiswa dan pemilik Axie.


Kepemilikan aset digital

Seperti yang sudah dibahas, teknologi blockchain memungkinkan kepemilikan aset digital yang berarti bahwa pemain dapat memonetisasi aset dalam game dengan berbagai cara.

Sama seperti video game, pemain dapat memiliki avatar, peliharaan, rumah, senjata, alat, dan lainnya. Namun, dalam GameFi, aset ini dapat diterbitkan atau dibuat sebagai NFT di blockchain (disebut juga sebagai pencetakan NFT). Hal ini memungkinkan pemain untuk memiliki kontrol penuh terhadap aset mereka dengan keaslian dan kepemilikan yang dapat diverifikasi.

Beberapa game metaverse yang populer, seperti Decentraland dan The Sandbox, berfokus pada konsep kepemilikan lahan. Game ini memungkinkan pemain untuk memonetisasi lahan virtual mereka. Di The Sandbox, para gamer dapat membeli potongan digital dari real estat dan mengembangkannya untuk menghasilkan pendapatan. Misalnya, mereka dapat mengenakan biaya kepada pemain lain yang mengunjungi lahan mereka, mendapatkan reward token dengan mengadakan konten dan acara, atau menyewakan lahan yang dikustomisasi kepada pemain lain.


Aplikasi DeFi

Beberapa proyek GameFi juga menawarkan produk dan fitur DeFi, seperti staking, mining likuiditas, dan farming hasil. Biasanya, pemain dapat melakukan staking terhadap token dalam game untuk mendapatkan reward, membuka item eksklusif, atau mengakses level game baru.
Memperkenalkan elemen DeFi juga dapat membuat game kripto makin terdesentralisasi. Tidak seperti studio game tradisional yang melakukan sentralisasi pada kontrol terhadap pembaruan game, beberapa proyek GameFi memungkinkan komunitas untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan. Mereka dapat mengajukan dan melakukan voting pembaruan mendatang melalui organisasi otonom terdesentralisasi (DAO).

Misalnya, para pemain Decentraland dapat melakukan voting terhadap kebijakan dalam game atau organisatoris dengan mengunci token tata kelola (MANA) di DAO. Makin banyak token yang dikunci, makin tinggi kekuatan voting. Hal ini memungkinkan para gamer untuk berkomunikasi secara langsung dengan pengembang game dan memengaruhi pengembangan game tersebut.


Apakah video game dianggap sebagai GameFi? 

Para pemain video game tradisional juga bisa mendapatkan mata uang dalam game dan mengumpulkan aset digital untuk meningkatkan karakter mereka. Namun, token dan item ini tidak bisa (atau tidak seharusnya) diperdagangkan di luar game. Dalam sebagian besar kasus, aset tersebut bahkan tidak mengandung nilai di luar cakupan game. Meskipun begitu, pemain sering kali dilarang memonetisasi atau memperdagangkan aset di dunia nyata.

Di game blockchain, token dan aset dalam game biasanya berupa mata uang kripto dan NFT. Terdapat beberapa game blockchain yang menggunakan token virtual dibanding kripto atau NFT, tetapi pemain seharusnya masih dapat mengonversi aset dalam game mereka menjadi NFT jika diinginkan. Artinya, para gamer dapat mentransfer penghasilan mereka ke dompet kripto dan memperdagangkan aset mereka di bursa kripto atau marketplace NFT. Kemudian, mereka pun dapat mengonversi laba kripto menjadi uang fiat.


Bagaimana cara memulai game GameFi?

Terdapat ribuan game blockchain di pasar dan masing-masing memiliki cara kerja yang berbeda. Waspadalah terhadap proyek penipuan dan situs web palsu. Menghubungkan dompet atau mengunduh game dari situs web sembarangan bisa berbahaya. Idealnya, Anda harus membuat dompet kripto baru khusus untuk tujuan ini dan hanya menggunakan dana yang sanggup direlakan apabila hilang. Jika Anda yakin bahwa game yang ditemukan aman, ikuti langkah berikut untuk memulai.


1. Buat dompet kripto

Untuk mengakses dunia GameFi, Anda memerlukan dompet mata uang kripto yang kompatibel, seperti Trust Wallet atau MetaMask. Tergantung pada game yang dimainkan, Anda mungkin harus menggunakan berbagai dompet atau menghubungkan ke berbagai jaringan blockchain.
Misalnya, jika Anda ingin bermain game blockchain di BNB Smart Chain (sebelumnya Binance Smart Chain), Anda harus menghubungkan MetaMask ke jaringan BSC terlebih dahulu. Anda juga dapat menggunakan Trust Wallet atau dompet kripto lain yang didukung. Periksa situs web resmi game untuk mengetahui dompet yang didukung.

Anda juga dapat menghubungkan dompet kripto ke blockchain Ethereum dan mengakses sebagian game yang berjalan di jaringan Ethereum. Namun, beberapa game seperti Axie Infinity dan Gods Unchained akan membangun dompet sendiri untuk mengurangi biaya dan meningkatkan kinerja.

Axie Infinity dibangun di Ethereum, tetapi tim mereka mengembangkan jaringan Ronin sebagai sidechain. Oleh karena itu, Anda harus menggunakan Ronin Wallet resmi untuk berinteraksi dengan ekosistem Axie Infinity. Sebagai sidechain, jaringan Ronin membuat berdagang dan beternak Axie menjadi jauh lebih murah, sehingga mengurangi biaya untuk bermain.


2. Hubungkan dompet ke game

Untuk bermain game blockchain, Anda harus menghubungkan dompet. Pastikan Anda menghubungkan ke situs web resmi dan bukan salinan palsu. Kunjungi situs web game dan cari pilihan untuk menghubungkan dompet kripto Anda.

Tidak seperti game online tradisional yang mengharuskan Anda untuk mengatur nama pengguna dan kata sandi, sebagian besar game blockchain menggunakan dompet kripto sebagai akun game. Jadi, Anda cenderung akan diminta untuk menandatangani pesan di dompet sebelum dapat menghubungkan ke game.


3. Periksa persyaratan untuk bermain 

Sebagian besar proyek GameFi akan mengharuskan Anda untuk membeli token mata uang kripto atau NFT dalam game mereka untuk memulai. Persyaratannya dapat bervariasi dari satu game ke game lain, tetapi Anda harus selalu mempertimbangkan potensi penghasilan dan keseluruhan risiko. Pastikan Anda memperkirakan waktu yang mungkin diperlukan untuk mendapatkan kembali investasi awal dan mulai menghasilkan keuntungan.

Jika ingin bermain Axie Infinity, Anda memerlukan 3 Axie di dompet game. Anda dapat membelinya dari Axie Marketplace. Untuk membeli Axie, Anda memerlukan wrapped ETH (WETH) di Ronin Wallet. Anda dapat membeli ETH dari bursa kripto, seperti Binance, dan menggunakan Ronin Bridge untuk mentransfernya ke Ronin Wallet. Untuk informasi selengkapnya, silakan baca Bagaimana Cara Menggunakan Ronin Wallet?

Jika Anda tidak memiliki uang atau tidak ingin mengambil risiko, Anda layak mempertimbangkan program scholarship (beasiswa). Program ini akan memungkinkan Anda meminjam NFT untuk bermain, tetapi Anda harus membagikan penghasilan dengan pemilik NFT.


Masa depan GameFi

Jumlah proyek GameFi telah melonjak pada tahun 2021 dan akan terus bertumbuh di beberapa tahun mendatang. Per bulan Maret 2022, terdapat lebih dari 1.400 game blockchain yang terdaftar di DappRadar. Kini terdapat game populer di beberapa blockchain, seperti Ethereum, BNB Smart Chain (BSC), Polygon, Harmony, Solana, dan lainnya.

Seiring teknologi blockchain terus berkembang, tren pertumbuhan GameFi diharapkan akan berlanjut dengan cepat. Kemampuan untuk memiliki aset dalam game dan menghasilkan uang dari game membuat GameFi menjadi sangat menarik, khususnya di negara berkembang.


Penutup

Sejak masa awal Bitcoin, sudah ada orang yang mencoba peruntungannya dengan game browser sederhana dengan harap untuk menghasilkan laba BTC. Sementara game BTC masih ada, kemunculan Ethereum dan smart contract tentu mengubah dunia game blockchain yang kini dapat menawarkan pengalaman yang jauh lebih rumit dan menarik.

Terlihat jelas bahwa GameFi memikat para gamer dengan menggabungkan hiburan dengan insentif finansial. Dengan bertumbuhnya popularitas game blockchain, kita cenderung akan melihat kenaikan jumlah perusahaan besar yang membangun metaverse ini.