Apa Itu Polkadot (DOT)?
Apa Itu Polkadot (DOT)?
BerandaArtikel

Apa Itu Polkadot (DOT)?

Pemula
Published Dec 15, 2020Updated Apr 27, 2021
5m

TL;DR

Polkadot memposisikan diri sebagai protokol blockchain generasi berikutnya, yang mampu menghubungkan beberapa chain khusus ke dalam satu jaringan universal. Dengan fokus yang kuat pada pembangunan infrastruktur untuk Web 3.0 – dan didirikan oleh Web3 Foundation – Polkadot bertujuan untuk menggantikan monopoli Internet dan memberdayakan pengguna individu.  


Pengantar

Blockchain telah ada sebelum ditemukannya Bitcoin. Meskipun disebut sebagai teknologi terobosan, ada juga kekurangan tertentu yang harus dipertimbangkan. Satu blockchain tidak dapat berkomunikasi dengan blockchain lainnya. Memperkenalkan interoperabilitas di antara berbagai blockchain bisa mengarah pada pertukaran data, dan pada akhirnya akan terdapat aplikasi dan layanan yang lebih kuat.

Di masa lalu, para pengembang telah mencoba "menjembatani" blockchain. Ini memungkinkan chain A bekerja dengan chain B dan sebaliknya. Namun, menghubungkan banyak (anggap saja ratusan atau ribuan) blockchain pada saat yang sama tetap menjadi masalah yang mendesak. Tim Polkadot, dan selanjutnya, Web3 Foundation, yakin bahwa solusi yang elegan dapat dibuat di tahun-tahun mendatang.


Apa itu Polkadot?

Digambarkan sebagai protokol open-source yang dibangun untuk semua orang, Polkadot mengklaim diri sebagai bagian penting dalam evolusi teknologi blockchain. Konsep awalnya berasal dari pemikiran Dr. Gavin Wood, salah satu pendiri Ethereum. Tim ingin memfokuskan upayanya pada keamanan, skalabilitas, dan inovasi. Untuk melakukannya, infrastruktur yang diperlukan perlu diciptakan, tidak hanya untuk mendukung ide dan konsep baru, tetapi juga memastikan bahwa interoperabilitas yang tepat dapat dicapai.
Blockchain tunggal dalam ekosistem Polkadot disebut parachain (blockchain paralel), sedangkan chain utama disebut Relay Chain. Idenya adalah bahwa Parachain dan Relay Chain dapat dengan mudah bertukar informasi setiap saat. Anda dapat menganggap parachain mirip dengan shard dalam implementasi ETH 2.0 yang direncanakan.

Setiap pengembang, perusahaan, atau individu dapat menjalankan parachain khusus mereka melalui Substrate, framework untuk membuat mata uang kripto dan sistem terdesentralisasi. Setelah terhubung ke jaringan Polkadot, chain khusus tersebut akan dapat dioperasikan dengan semua parachain lain di jaringan. 

Membangun aplikasi, produk, dan layanan cross-chain seharusnya akan jauh lebih mudah dengan desain ini. Saat ini, transfer data atau aset lintas-blockchain dalam skala besar belum mungkin dilakukan.

Mengamankan dan memvalidasi data di berbagai parachain ini dilakukan melalui validator jaringan, di mana sekumpulan kecil validator ini dapat mengamankan beberapa parachain. Validator ini juga akan memastikan transaksi dapat tersebar di beberapa parachain untuk meningkatkan skalabilitas.


Manfaat Polkadot

Ada banyak alasan bagi para pengembang untuk menjelajahi ekosistem Polkadot. Karena sifat terbatas blockchain saat ini, terbukti ada beberapa masalah inti yang harus ditangani: skalabilitas, penyesuaian, interoperabilitas, tata kelola, dan peningkatan kemampuan.

Di sisi skalabilitas, Polkadot kelihatannya unggul. Bertindak sebagai jaringan multichain, memungkinkannya untuk memproses transfer secara paralel di berbagai chain tunggal. Pemrosesan paralel merupakan kemajuan yang tergolong signifikan dan dapat membuka jalan untuk adopsi blockchain global yang lebih luas.

Mereka yang mencari penyesuaian dapat memanfaatkan beberapa fitur lain yang disediakan oleh Polkadot. Saat ini, tidak ada "satu infrastruktur blockchain yang mengatur semuanya". Setiap proyek memiliki kebutuhan dan persyaratannya masing-masing, dan Polkadot memungkinkan setiap chain memiliki desain yang dioptimalkan untuk fungsionalitas khusus tersebut. Dengan bantuan Substrate, pengembang dapat secara efisien menyesuaikan chain masing-masing agar sesuai dengan kebutuhan proyek.

Di sisi interoperabilitas, membuat proyek dan aplikasi berbagi data dengan mulus adalah hal yang besar. Meskipun masih belum diketahui jenis produk dan layanan apa yang akan dibuat, namun sudah tampak banyak potensi use case. Ini dapat menciptakan ekosistem keuangan yang sama sekali baru, dengan setiap parachain menangani satu aspek tertentu.

Setiap komunitas yang terkait dengan parachain tertentu akan dapat mengatur jaringan mereka sesuai keinginan. Selain itu, semua komunitas juga sangat penting dalam tata kelola Polkadot di masa depan. Mengumpulkan umpan balik dari komunitas bisa menghasilkan wawasan berharga yang semata-mata digunakan untuk kemajuan proyek.

Selain itu, Polkadot juga membuat peningkatan parachain tunggal mudah dilakukan. Tidak perlu hard fork, karena hard fork bisa memisahkan komunitas. Sebaliknya, chain asli dapat ditingkatkan dengan cara yang mudah.  

Mengenal token DOT

Mirip dengan kebanyakan proyek infrastruktur blockchain lainnya, Polkadot memiliki token aslinya sendiri. Dikenal dengan DOT, berfungsi sebagai token jaringan, sama seperti ETH adalah token untuk Ethereum dan BTC adalah token Bitcoin.

Ada beberapa use case untuk token ini. Yang pertama, memberi hak tata kelola kepada para holder di seluruh platform Polkadot. Termasuk menentukan biaya jaringan, voting untuk peningkatan jaringan secara keseluruhan, dan penggunaan atau penghapusan parachain.

DOT juga dirancang untuk memfasilitasi konsensus jaringan melalui staking. Mirip dengan jaringan lain yang melibatkan staking, semua holder DOT diberi insentif jika bermain sesuai aturan. Bagaimana bisa? Well, kalau tidak mematuhi aturan, mereka bisa kehilangan staking.

Opsi ketiga adalah menggunakan DOT untuk pengikatan atau bonding. Ini diperlukan ketika parachain baru ditambahkan ke ekosistem Polkadot. Selama periode bonding, DOT yang diikat akan terkunci, dan akan dilepaskan setelah durasi bonding berakhir dan parachain dikeluarkan dari ekosistem. 


Staking dan bonding di Polkadot

Pendekatan Polkadot terhadap interoperabilitas lebih dari sekadar pertukaran data dan aset, tetapi juga merupakan cara untuk memperkenalkan konsep baru, seperti memberi insentif pada staking token yang jujur dan token bonding.

Staking token di jaringan blockchain bukanlah konsep baru. Dikenal sebagai Proof of Stake (PoS), model konsensus ini bekerja dengan memberi reward kepada pengguna karena melakukan staking koin di jaringan. Dengan Polkadot, pemain yang jujur akan diberi reward, sementara pemain yang curang bisa kehilangan seluruh bagiannya.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, setiap parachain baru ditambahkan dengan mengikat token DOT. Bonding adalah proses memasukkan token ke jaringan dalam jangka waktu tertentu. Chain yang tidak berguna atau proyek yang tidak lagi dikelola akan dihapus, dan token terikatnya dikembalikan.


Konklusi

Di atas kertas, ada banyak hal yang membuat Polkadot menarik bagi para pengembang. Platform ini merupakan ekosistem yang mampu melayani pembuat kode individu, serta bisnis kecil, dan juga perusahaan besar. Mampu menerapkan blockchain khusus untuk disesuaikan dengan kebutuhan spesifik, dan memutakhirkannya tanpa kerumitan adalah konsep baru yang bisa bermanfaat untuk seluruh lingkungan kripto.

Namun, Polkadot masih merupakan ekosistem yang sangat muda. Meskipun lusinan proyek mungkin sudah dalam pengembangan, diperlukan waktu untuk meluncurkan proyek besar pertamanya. Menurut PolkaProject, ada ratusan proyek yang sedang dikembangkan, mulai dari wallet hingga proyek infrastruktur, tooling, DApps, dan lainnya.

Pencipta Polkadot mengklaim bahwa token ini tidak dirancang untuk spekulasi. Meskipun memiliki nilai moneter di bursa, token terutama dirancang untuk tujuan-tujuan yang diuraikan di atas.

Masih ada pertanyaan mengenai Polkadot dan blockchain? Lihat platform tanya jawab kami, Ask Academy, tempat komunitas akan menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda.