Apa Itu MiCA (Markets in Crypto Assets Regulation)?
Beranda
Artikel
Apa Itu MiCA (Markets in Crypto Assets Regulation)?

Apa Itu MiCA (Markets in Crypto Assets Regulation)?

Tingkat Menengah
Diterbitkan Sep 15, 2023Diperbarui Dec 11, 2023
6m

Ringkasan

  • MiCA adalah kerangka kerja peraturan kripto pertama di UE yang berfokus pada perlindungan konsumen, stabilitas keuangan, dan inovasi dengan menetapkan standar yang jelas bagi para peserta pasar.

  • Peraturan MiCA UE menyederhanakan lisensi, mengawasi stablecoin, dan meningkatkan langkah-langkah antipencucian uang.

  • Meskipun menempatkan UE jauh di depan wilayah lainnya dalam hal peraturan kripto, MiCA memiliki beberapa potensi kekurangan, termasuk biaya kepatuhan yang meningkat, anonimitas yang berkurang bagi pengguna, dan kekhawatiran terkait peraturan yang berlebihan.

Apa Itu MiCA (Markets in Crypto Assets Regulation) ?  

Markets in Crypto Assets Regulation (MiCA) atau Peraturan Pasar dalam Aset Kripto adalah kerangka kerja peraturan penting yang dirancang oleh Uni Eropa yang mencapai konsensus pada bulan Oktober 2022. Setelah diratifikasi oleh Parlemen Eropa pada tanggal 20 April 2023, MiCA merupakan kerangka kerja pertama semacam ini di dunia yang memberikan pedoman dan standar yang jelas bagi para peserta pasar kripto dengan tujuan untuk memastikan perlindungan konsumen dan mempertahankan integritas pasar.

Penerapan MiCA dijadwalkan antara pertengahan tahun 2024 dan awal tahun 2025 yang dapat menempatkan Eropa sebagai negara pertama yang menerapkan kerangka kerja peraturan semacam ini. Dengan membuat pendekatan yang terstandar, MiCA bertujuan untuk mendukung inovasi dan pertumbuhan dalam pasar kripto sambil mengatasi potensi risiko dan tantangannya.

Apa Saja Komponen Utama MiCA?

MiCA mencakup beberapa komponen utama yang bertujuan untuk menghadirkan transparansi, stabilitas, dan perlindungan konsumen ke dalam pasar kripto Eropa.

1. Persyaratan lisensi

Salah satu komponen utama MiCA adalah persyaratan lisensi bagi penerbit aset kripto (dengan beberapa pengecualian) dan penyedia layanan terkait kripto, seperti bursa dan penyedia dompet. Aturan ini membantu menyederhanakan proses untuk penawaran koin perdana (ICO) dan penawaran token sekuritas (STO) serta memastikan bahwa penerbit mematuhi persyaratan pengungkapan dan transparansi.

2. Stablecoin dan token yang didukung aset

MiCA mencakup persyaratan tertentu untuk asset-referenced token (ART) dan electronic money token (EMT) yang dapat berpotensi menimbulkan risiko terhadap stabilitas keuangan. ART adalah token kripto yang dapat ditukar dengan beberapa fiat, aset fisik, atau mata uang kripto, sedangkan EMT adalah token yang dipatok ke satu mata uang fiat. Kerangka kerja ini menggambarkan proses otorisasi, persyaratan modal, dan struktur tata kelola bagi penerbit stablecoin untuk membantu mempertahankan stabilitasnya dan memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan cadangan aset minimum.

3. Aturan Antipencucian Uang (AML) dan Antipendanaan Teroris (CTF)

MiCA memperkuat aturan Antipencucian Uang (AML) dan Antipendanaan Teroris (CTF) bagi penyedia layanan aset kripto. MiCA mengharuskan penyedia untuk menerapkan prosedur AML/CTF yang kuat sejalan dengan peraturan yang ada, seperti Pedoman Antipencucian Uang (AMLD) dari UE. Akibatnya, penanganan risiko terkait aktivitas ilegal dalam ekosistem kripto menjadi lebih mudah dikelola.

4. Perlindungan konsumen

Langkah-langkah perlindungan konsumen MiCA dirancang untuk melindungi investor dan pedagang dengan memberlakukan beberapa kewajiban pada peserta pasar. Hal ini mencakup pengungkapan prakontrak, aturan terkait iklan bertarget, dan transparansi wajib dalam penawaran layanan. Menerapkan persyaratan transparansi dan pengungkapan yang ketat memungkinkan MiCA untuk meminta pertanggungjawaban dari peserta pasar, sehingga membantu mengurangi kemungkinan terjadinya penipuan dan aktivitas tidak berizin lainnya.

5. Pengawasan dan penegakan hukum

MiCA memberikan kerangka kerja untuk pengawasan dan penegakan hukum melalui pembentukan otoritas pengawasan pada tingkat nasional dan internasional. Otoritas nasional akan mengawasi penyedia layanan, sedangkan European Securities and Markets Authority (ESMA/Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa) akan mengawasi aspek tertentu, seperti stablecoin dan layanan lintas batas. Kolaborasi antara otoritas nasional dan supranasional ini dapat membantu melancarkan penerapan peraturan MiCA pada Uni Eropa.

Apa Dampak MiCA pada Pasar Kripto?

Penerapan MiCA akan memberikan banyak dampak pada berbagai pemangku kepentingan di pasar kripto Eropa. Untuk bisnis, adopsi pedoman terstandar dapat menyederhanakan operasi dan memberikan kepastian peraturan. Bursa dan dompet mungkin harus memodifikasi platformnya untuk mengakomodasi persyaratan baru. 

Di sisi lain, investor perorangan diharapkan mendapat manfaat dari peningkatan perlindungan konsumen dan transparansi, meskipun beberapa orang mungkin khawatir dengan potensi masalah privasi yang disebabkan dari ketentuan Antipencucian Uang (AML) dan Know Your Customer (KYC) yang ketat.

Apa Saja Manfaat MiCA? 

Peraturan Markets in Crypto Assets (MiCA) menawarkan sejumlah potensi manfaat untuk pasar kripto Eropa dan pesertanya.

1. Perlindungan konsumen 

MiCA menetapkan aturan yang jelas dan persyaratan pengungkapan yang terstandar yang dirancang untuk melindungi investor dari aktivitas penipuan dan pelaku kejahatan di pasar kripto. Perlindungan konsumen yang ditingkatkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan mendorong partisipasi pasar.

2. Integritas pasar 

Dengan mengatur dan mengawasi peserta pasar, seperti bursa dan penyedia dompet, MiCA meningkatkan transparansi dan integritas pasar, sehingga membina lingkungan yang adil dan kompetitif.

3. Investasi institusional yang ditingkatkan

Kepastian hukum dan kerangka kerja peraturan yang kuat yang disediakan oleh MiCA dapat menarik investasi institusional yang lebih banyak. Partisipasi yang lebih besar dari investor institusional dapat menyuntikkan lebih banyak modal ke dalam pasar, sehingga lebih memfasilitasi pertumbuhan dan kematangan pasar kripto.

4. Legitimasi dan inovasi

Dengan adanya peraturan yang terstandarkan, pasar kripto dapat memperoleh tingkat legitimasi yang lebih besar dan lebih mungkin menerima dukungan dari pemerintah. Lingkungan peraturan yang konsisten dan transparan juga dapat mendorong inovasi dan investasi di dalam Uni Eropa.

Apa Saja Batasan MiCA? 

Meskipun MiCA bertujuan untuk menciptakan lingkungan peraturan yang komprehensif untuk pasar kripto agar dapat berkembang di Uni Eropa, implementasinya menghadirkan beberapa tantangan.

1. Biaya kepatuhan meningkat 

MiCA mewajibkan prosedur kepatuhan tambahan bagi peserta pasar yang dapat meningkatkan beban operasional, khususnya bagi perusahaan kecil dan start-up yang mungkin kesulitan dalam mengalokasikan sumber daya untuk kepatuhan.

2. Pseudonimitas berkurang

Ketentuan Antipencucian Uang (AML) dan Know Your Customer (KYC) dari MiCA dapat mengakibatkan hilangnya pseudonimitas bagi beberapa peserta pasar. Aspek ini dapat membuat individu dan perusahaan yang berfokus pada privasi enggan terlibat dalam pasar kripto UE.

3. Kekhawatiran terkait peraturan yang berlebihan 

Beberapa peserta industri berpendapat bahwa peraturan yang berlebihan dapat menghambat inovasi dan kompetisi, karena pelaku pasar mungkin merasa kesulitan dalam menelusuri berbagai persyaratan hukum. Menerapkan MiCA tanpa menghambat inovasi merupakan tantangan yang besar bagi badan pengatur.

4. Hambatan pasar untuk bisnis kecil 

Sumber daya yang diperlukan untuk mematuhi MiCA mungkin menciptakan hambatan masuk untuk bisnis kecil dan start-up, sehingga berpotensi menguntungkan pemain besar yang mapan dengan sumber daya yang lebih banyak. Hambatan tersebut dapat mengurangi keberagaman dalam pasar kripto dan menghambat perkembangan yang muncul.

Penutup 

MiCA mewakili inisiatif yang signifikan dan komprehensif untuk mengatur pasar kripto yang sedang berkembang di dalam Uni Eropa. Melalui peraturan terstandarkan, kerangka kerja ini bertujuan untuk menyeimbangkan perlindungan konsumen, integritas pasar, dan inovasi serta membina lingkungan pasar kripto yang lebih aman, transparan, dan akuntabel. 

Namun, penerapan MiCA menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Para pemangku kepentingan harus menyadari potensi dampaknya. Seiring dengan berjalannya penerapan MiCA, semua pihak yang terlibat harus mendapatkan informasi terkini dan bersikap proaktif dalam memastikan bahwa pasar patuh dan berkembang.

Bacaan Lebih Lanjut

Penafian dan Peringatan Risiko: Konten ini disajikan kepada Anda dengan dasar “sebagaimana adanya” untuk informasi umum dan tujuan pendidikan saja tanpa pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun. Konten ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, hukum, atau profesional lainnya ataupun dimaksudkan untuk menyarankan pembelian produk atau jasa tertentu. Anda sebaiknya mencari nasihat dari penasihat profesional yang sesuai. Jika artikel merupakan kontribusi dari kontributor pihak ketiga, harap diperhatikan bahwa pandangan yang dinyatakan berasal dari kontributor pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan Binance Academy. Silakan baca penafian lengkap kami di sini untuk detail lebih lanjut. Harga aset digital dapat menjadi volatil. Nilai investasi Anda mungkin turun atau naik. Anda mungkin tidak mendapatkan kembali jumlah yang sudah diinvestasikan. Anda bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keputusan investasi Anda. Binance Academy tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian yang mungkin Anda alami. Materi ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, hukum, atau profesional lainnya. Untuk informasi selengkapnya, baca Ketentuan Penggunaan dan Peringatan Risiko kami.