Apa itu Tezos (XTZ)?
Apa itu Tezos (XTZ)?
BerandaArtikel

Apa itu Tezos (XTZ)?

Pemula
2w ago
4m

TL;DR

Tezos adalah proyek blockchain yang unggul karena mekanisme internalnya untuk meningkatkan jaringan. Perubahan terhadap blockchain Tezos adalah proposal kode yang dibuat oleh orang-orang yang memiliki XTZ dalam jumlah tertentu yang sering dipilih berdasarkan perorangan. Karena Tezos mampu melakukan perubahan mandiri, tidak perlu adanya hard forking.


Pendahuluan

Platform smart contract menjadi salah satu sektor yang paling padat dan kompetitif dalam industri kripto. Meskipun menyelesaikan masalah terkait teknologi merupakan hal yang penting bagi bidang ini untuk menjadi matang, ada berbagai macam pendekatan untuk memenuhi permintaan yang tinggi untuk infrastruktur smart contract lapisan dasar.

Tezos dengan token XTZ yang terkait digunakan untuk aplikasi keuangan terdesentralisasi dan manajemen aset digital, sehingga menjadi salah satu pemain penting dalam sektor ini.


Apa itu Tezos (XTZ)?

Tezos adalah sebuah blockchain yang dibangun untuk mendukung dan menjalankan smart contract. Mainnet Tezos awalnya dirancang pada tahun 2014 dan menjadi live pada tahun 2018, lalu telah mencapai keberhasilan yang cukup baik sebagai pesaing jaringan Ethereum.

Tezos dipantau oleh The Tezos Foundation, yaitu sebuah entitas dari Swiss yang bertanggung jawab atas promosi, tunjangan, kemitraan strategis, dan aktivitas lainnya yang meningkatkan kesadaran akan ekosistem Tezos.

Proyek yang awalnya dikembangkan oleh Arthur Breitman bersama istrinya, Kathleen Breitman, mengalami beberapa penundaan akibat perselisihan antara mereka dengan presiden Tezos Foundation, Johann Gevers. Namun, setelah awal yang tidak mulus itu, Tezos berhasil diluncurkan dan berhasil bertahan di bear market.
Tezos melakukan Initial Coin Offering (ICO) pada bulan Juli 2017 dan mengumpulkan dana sebesar $232 juta. Ini merupakan ICO terbesar yang pernah ada.


Cara kerja Tezos (XTZ)

Tezos beroperasi seperti kebanyakan pesaing blockchain lainnya, yaitu sebagai platform untuk membuat dan menjalankan aplikasi terdesentralisasi (DApps) serta menukarkan aset. Smart contract di Tezos ditulis dalam bahasa pemrograman Michelson yang dirancang khusus untuk protokol tersebut. Untuk melakukan transaksi di jaringan, Anda menggunakan gas yang dikonversi menjadi biaya dalam mata uang kripto Tezos, yaitu XTZ.
Tezos merupakan blockchain Proof of Stake (PoS). Secara teknis, Tezos menggunakan varian PoS yang disebut Delegated Proof of Stake (DPoS), meskipun implementasinya khusus untuk Tezos. 
Peserta yang memiliki lebih dari 8.000 Tezos dapat menjadi delegat dan menjalankan jaringan melalui baking dan endorsing. Baking berarti membuat blok baru (intinya adalah kata lain dari staking), sedangkan endorsing berarti “menyetujui” blok yang dibuat oleh baker. Dengan kata lain, jika pemilik token tidak memiliki 8.000 XTZ atau tidak ingin mengatur sendiri perangkat keras yang diperlukan, mereka dapat mendelegasikan tugas ini ke orang lain.


Alasan Tezos (XTZ) penting

Tezos memiliki beberapa perbedaan utama dari platform smart contract lainnya dalam bidang blockchain.

Tezos menggunakan perubahan mandiri yang memungkinkan peningkatan jaringan tanpa harus melakukan forking ke dalam dua blockchain yang berbeda. Ingatlah yang terjadi dengan hard fork Bitcoin yang terkenal, yaitu Bitcoin Cash. Tezos bertujuan untuk mencegah skenario seperti itu.
Dengan perubahan mandiri, Tezos dapat beradaptasi dengan mudah terhadap kebijakan dan bidang teknologi yang senantiasa berubah. Meskipun Ethereum 2.0 merupakan loncatan yang besar bagi Ethereum, peningkatan ini memerlukan pembuatan blockchain yang baru dan terpisah. Namun, Tezos akan mampu melakukan perubahan dan melanjutkan tanpa banyak gangguan dalam kasus seperti ini.


Tata kelola Tezos (XTZ)

Perubahan terhadap Tezos sesuai dengan model tata kelola on-chain. Perubahan pada blockchain akan dikirim ke para wakil melalui pembaruan kode. Kemudian, para pemilik kepentingan dapat memilih untuk menyetujui atau menolak perubahan tersebut.

Karena model tata kelola on-chain ini, gangguan radikal dapat terjadi kapan saja – jika para wakil menyetujui perubahan yang diajukan terhadap blockchain.

Misalnya pada bulan November 2020, Tezos melalui pembaruan Delphi yang menurunkan konsumsi gas sekitar 75%. Peningkatan seperti ini dapat menjadi signifikan untuk pengembangan DeFi di blockchain Tezos dan juga menunjukkan ketangkasan tata kelola on-chain untuk beradaptasi ke arah yang baru.



Penggunaan Tezos (XTZ)

Seperti jaringan blockchain lainnya, Tezos adalah cara yang cepat untuk memverifikasi transaksi keuangan dengan trust yang diminimalkan. 

Pada bulan September 2019, divisi kejahatan siber Gendarmerie (C3N) menjadi salah satu lembaga pertama yang menggunakan Tezos untuk mendapatkan validasi atas pengeluaran yudisialnya.

Tezos juga dapat digunakan untuk mentransfer kepemilikan aset tak lancar, seperti real estat, barang seni, dan perhiasan. Misalnya, sebuah perusahaan yang bernama MountX memanfaatkan Tezos untuk membuat token bagi real estat di Meksiko.


Cara menyimpan Tezos (XTZ)

Token XTZ (alias token Tez atau Tezzie) dapat disimpan menggunakan dompet yang populer, termasuk sebagian besar dompet perangkat lunak seperti Trust Wallet.
Anda juga dapat menyimpan XTZ di dompet perangkat keras Ledger atau Trezor melalui perangkat lunak pihak ketiga. 
Jika Anda berminat untuk melakukan staking pada token XTZ Anda, lihat produk Staking Terkunci di Penghasilan Binance.


Penutup

Meskipun Tezos belum memiliki jumlah aktivitas jaringan yang sama dan pesatnya pembangunan DApp seperti Ethereum, hal ini bukan karena blockchain ini tidak bermanfaat.

Pendekatannya yang unik untuk peningkatan dan pemilihan dapat membuatnya menjadi platform yang gesit dibanding beberapa pesaingnya yang dapat menjadi keunggulan besar dalam jangka panjang.

Dengan peluncuran yang tidak mulus, Tezos telah memberikan beberapa utilitas dan dapat menarik perhatian pelanggan dalam bidang pemerintahan dan industri.

Ada pertanyaan lebih lanjut mengenai jaringan Tezos? Kunjungi platform tanya jawab kami, Ask Academy, yaitu tempat komunitas Binance akan menjawab pertanyaan Anda.