Apa Itu Threshold Network (T)?
Daftar Isi
Pendahuluan
Bagaimana Cara Kerja Threshold?
Ekosistem Threshold
DAO Threshold dan Token T
Penutup
Apa Itu Threshold Network (T)?
BerandaArtikel
Apa Itu Threshold Network (T)?

Apa Itu Threshold Network (T)?

Tingkat Menengah
Diterbitkan May 6, 2022Diperbarui May 18, 2022
5m

TL;DR

Threshold mendukung kedaulatan pengguna dengan rangkaian layanan kriptografi ambang batas (threshold cryptography) bagi aplikasi web3 via jaringan node terdesentralisasi.


Pendahuluan

Saat ini, kita sering kali diharuskan tuk memilih antara privasi dan kegunaan. Kita mengungkapkan data lokasi real-time pribadi untuk memberikan titik penjemputan, nomor jaminan sosial, dan informasi pembelanjaan untuk mendapatkan kredit, serta foto dan data penelusuran agar tetap terhubung secara online. Konsekuensi dari kompromi ini bersifat nyata dan terukur. Jutaan kredensial login telah bocor, rekening bank dan nomor telepon telah disusupi, jumlah penonton kita secara tidak langsung dipengaruhi oleh profil data gabungan, dan algoritme kini lebih mengenal kita daripada diri kita sendiri. Namun, bagaimana jika kita bisa menghindari hal ini?

Threshold bertujuan untuk mengatasi kompromi ini dengan menggunakan kriptografi ambang batas untuk memberikan utilitas yang lebih besar bagi aset digital tanpa intervensi dari atau kepercayaan terhadap otoritas tersentralisasi.


Bagaimana Cara Kerja Threshold?

Kriptografi threshold mendistribusikan operasi yang sensitif ke beberapa entitas independen, seperti node dalam jaringan. Agar sebuah operasi dapat berhasil, diperlukan ambang batas atau jumlah minimum entitas untuk saling bekerja sama. Konsep sederhana ini meningkatkan keamanan dan ketersediaan sistem informasi. Konsep ini juga mengurangi ketergantungan pada pihak tepercaya, karena satu pelaku tidak dapat merusak sistem. Meskipun terdapat beberapa individu yang jahat, sistem akan tetap berfungsi dengan aman dan benar selama terdapat jumlah minimum peserta yang mengikuti aturan. Misalnya, dengan kustodian tersentralisasi, satu pelaku kejahatan cukup untuk membawa kabur dana pengguna. Sistem kripto Threshold melindungi dari titik kegagalan tunggal ini.


Ekosistem Threshold

Ekosistem Threshold dibuat dari merger NuCypher dan Keep Network menjadi satu jaringan terdesentralisasi. Threshold menyediakan rangkaian layanan kriptografi ambang batas bagi aplikasi web3 melalui jaringan node terdesentralisasi. Layanan pada Threshold Network mencakup layanan proxy re-encryption (enkripsi ulang proksi) untuk manajemen rahasia yang dikontrol oleh pengguna dan kontrol akses dinamis serta tBTC v2, yaitu jembatan aset Bitcoin ke Ethereum yang terdesentralisasi dan permissionless.

 

Proxy Re-encryption (PRE)

Meskipun revolusi blockchain memberikan kekuatan bagi aplikasi terdesentralisasi, platform Web3 yang dibangun di blockchain publik dapat menimbulkan risiko yang signifikan terhadap privasi pengguna. Melalui penggunaan kriptografi ambang batas, Threshold Network menyediakan solusi yang unik terhadap tantangan privasi pengguna untuk platform Web3.

Layanan Proxy Re-Encryption, atau PRE, milik Threshold Network adalah middleware kriptografi untuk aplikasi yang mempertahankan privasi pengguna. Proxy Re-encryption adalah protokol enkripsi ujung-ke-ujung yang dapat diskalakan yang memampukan entitas proksi mengubah (atau mengenkripsi ulang) data terenkripsi dari satu kunci enkripsi ke kunci enkripsi lainnya tanpa mengungkapkan data teks biasa. Node pada Threshold Network berfungsi sebagai entitas proksi ini dan menggunakan kriptografi ambang batas untuk mengenkripsi ulang data dengan aman dan kooperatif bagi penerima berdasarkan persyaratan akses yang ditentukan oleh pemilik data.

PRE dapat diterapkan secara langsung untuk kegunaan yang bertujuan untuk mempertahankan kepemilikan data sambil memfasilitasi kemampuan berbagi data, seperti langganan berbayar untuk konten terenkripsi atau transfer kepemilikan data untuk NFT terenkripsi. Terlepas dari tempat penyimpanannya, data akan tetap bersifat privat dan terenkripsi sementara pemilik data mempertahankan kemampuan untuk membagikan data tersebut dan memberlakukan kontrol akses secara kriptografis. 

Untuk memahami cara kerjanya, bayangkan pengguna bernama Alice yang ingin membagikan datanya dengan aman kepada pengguna lain atau aplikasi. Untuk melakukannya, Alice biasanya harus memercayakan data yang belum terenkripsi atau kunci enkripsi privat kepada layanan tersentralisasi. Melalui Layanan PRE milik Threshold, aplikasi Web3 dapat memungkinkan Alice menyimpan datanya yang terenkripsi di mana pun, membuat kebijakan akses khusus pada blockchain yang menentukan siapa yang dapat mengakses data apa, serta melakukannya secara aman dan terdesentralisasi.

Akses ke data ini dijaga oleh node terdesentralisasi pada Threshold Network yang memberlakukan kebijakan akses Alice dan bersiaga untuk mengenkripsi ulang data bagi penerima yang dimaksudkan. Node terdesentralisasi ini tidak dapat mengakses data dasar karena proses enkripsi ulang tidak dapat mendekripsi data. Ketika penerima yang dimaksudkan ingin mengakses data yang dibagikan, dia harus memperolehnya terlebih dahulu dari penyimpan lalu meminta enkripsi ulang dari node. Setiap node hanya dapat mengenkripsi ulang pecahan dari data tersebut dan penerima harus mengumpulkan jumlah ambang batas dari pecahan enkripsi ulang tersebut untuk mendekripsi data.

Karena desain yang unik dari Proxy Re-Encryption milik Threshold, aplikasi web3 dapat memastikan bahwa data pengguna berada dalam kontrol penuh sambil beroperasi di blockchain publik.


tBTC v2

Solusi yang ada untuk menjembatani Bitcoin ke Ethereum mengharuskan pengguna untuk mengirim Bitcoin ke pihak penengah yang kemudian menerbitkan token Ethereum dengan nilai yang setara. Model tersentralisasi ini mengharuskan Anda memercayai pihak ketiga dan hal ini rentan penyensoran, sehingga mengorbankan konsep desentralisasi Bitcoin yang aman dan permissionless.

tBTC generasi kedua adalah jembatan yang terdesentralisasi sepenuhnya antara Bitcoin dan Ethereum yang memberikan akses permissionless kepada pemilik Bitcoin ke DeFi dan bidang web3 yang berkembang. tBTC v2 menggantikan pihak penengah tersentralisasi dengan sekelompok operator yang dipilih secara acak yang menjalankan node di Threshold Network. 

Kelompok operator independen ini bekerja sama untuk mengamankan Bitcoin yang disetor melalui kriptografi ambang batas. Artinya, tBTC v2 memerlukan mayoritas ambang batas dari operator ini untuk setuju mengakses atau melakukan tindakan apa pun dengan Bitcoin Anda. Dengan merotasi pemilihan operator setiap minggu, tBTC v2 berlindung dari individu atau kelompok operator yang ingin mengambil kendali. Berbeda dengan solusi lain di pasar, hal ini berarti bahwa dana pengguna dikendalikan oleh matematika, bukan perangkat keras atau orang. Selain itu, tBTC v2 bersifat permissionless sehingga terbuka dan dapat diakses oleh semua orang.


DAO Threshold dan Token T

Threshold digerakkan oleh komunitas dan dikelola oleh DAO. DAO adalah sistem tiga cabang berdasarkan Governor Bravo milik Compound. DAO ini terdiri dari DAO Pemilik Token, DAO Staker, dan Dewan Terpilih. Masing-masing memiliki hubungan tanggung jawab terhadap dua lainnya selain dari tanggung jawab terpisah dalam struktur tata kelola. Token T menggerakkan Threshold. Pemilik token dapat membantu mendukung ekosistem dengan melakukan staking dan menjalankan node terdesentralisasi di jaringan. Staker aktif dan pemilik token pasif sama-sama dapat berpartisipasi dalam keputusan tata kelola DAO terkait masa depan jaringan.
Selain itu, terdapat guild yang dipimpin oleh komunitas, seperti Guild Pemasaran, Guild Integrasi, dan Guild Perbendaharaan. Masing-masing guild dikelola oleh komite terpilih dan mengadakan pemilihan bergilir secara teratur. Siapa pun dapat bergabung dengan guild dan bekerja sama dengan anggota DAO Threshold lain berdasarkan minat dan keahlian mereka.


Penutup

Threshold memberikan layanan kriptografi ambang batas yang mendukung kedaulatan pengguna di blockchain. Layanannya mencakup PRE, yaitu protokol enkripsi yang memungkinkan pengguna untuk berbagi dan mengelola akses ke data mereka secara kriptografis, dan tBTC v2, yaitu jembatan yang terdesentralisasi sepenuhnya untuk Bitcoin ke Ethereum yang memberikan cara permissionless kepada pemilik Bitcoin untuk menggunakan BTC mereka dalam DeFi. Kunjungi situs web Threshold untuk informasi selengkapnya.