Panduan VPN bagi Pemula

Bagikan
Copied to clipboard!
Panduan VPN bagi Pemula

Konten


Pengantar

Di era digital, penyedia layanan Internet (atau ISP) merupakan gerbang Anda menuju dunia online. Penyedia layanan ini adalah yang menjual langganan Internet dan menghubungkan Anda ke mesin lain di seluruh dunia. Tanpa ISP, Anda tidak dapat dengan mudah online untuk menikmati media sosial atau menonton streaming acara favorit Anda di Netflix.

Sayangnya, alat tersebut menempatkan Anda pada posisi yang agak rentan. ISP memiliki posisi sebagai perantara, menjadi pihak di dalam komunikasi apa pun antara Anda dan situs web. Selain itu, struktur Internet diatur sedemikian rupa sehingga Anda akhirnya mengungkapkan lokasi Anda setiap kali mengunjungi situs web. 

Untungnya, VPN dapat membantu mencegah masalah-masalah semacam itu.


Apa itu VPN?

VPN (atau Virtual Private Network) merupakan saluran aman yang menghubungkan perangkat Anda ke jaringan lain di Internet. Dapat digunakan untuk menghubungkan jaringan perusahaan, atau hanya untuk menjelajah di situs web tanpa mengungkapkan detail Anda. 


Bagaimana cara kerja VPN?

Untuk memahami apa yang dilakukan VPN, penting untuk memahami cara kerja komunikasi reguler antara Anda dan situs web. 


Rute yang disederhanakan dari perangkat Anda di rumah ke situs web.

Rute yang disederhanakan dari perangkat Anda di rumah ke situs web.


Misalkan Anda ingin mengakses situs web I Love Honey Badgers (e) dari laptop atau smartphone Anda (a). Anda mengetik nama yang bisa dibaca manusia di bilah alamat browser (mis., ilovehoneybadgers.com), tetapi mesin Anda menerjemahkannya menjadi angka. Angka yang dimaksud adalah alamat IP situs tersebut, yang agak mirip alamat fisik. Saat Anda mengirim surat, Anda harus memberi tahu alamatnya kepada kantor pos. Intinya, Anda melakukan hal yang sama untuk data yang dikirim secara online.

Perangkat Anda tidak terhubung langsung ke Internet (d). Perangkat harus terhubung dengan sesuatu yang dapat meneruskan pesan. Di rumah Anda, Anda mungkin memiliki router (b), tempat Anda menghubungkan beberapa perangkat. Router kemudian berkomunikasi dengan ISP Anda (c), yang terhubung ke Internet. Dari sana, permintaan Anda dapat dialihkan ke situs web yang Anda kunjungi (e).

Tentu saja, situs web perlu mengetahui alamat untuk mengembalikan informasi yang diminta, sehingga harus mengetahui alamat IP Anda. Karenanya, kapan pun Anda berkomunikasi dengan layanan dengan cara ini, mereka mengetahui di mana Anda berada.

Bagi banyak orang, informasi seperti ini menjadi informasi publik, merupakan hal yang mengkhawatirkan. Anda dapat mengenkripsi data yang Anda kirim, tetapi alamat IP mengungkapkan banyak hal mengenai maksud Anda. Misalnya, ISP Anda mungkin tidak mengetahui bahwa Anda membaca mengenai musang madu di I Love Honey Badgers, tetapi ISP tersebut mengetahui bahwa Anda mencoba mengakses domain itu. 

Jika Anda ingin merahasiakan situs web yang Anda kunjungi – dan lokasi Anda – Anda harus menggunakan VPN.

VPN komersial yang Anda gunakan untuk menjelajah, umumnya berfungsi sebagai berikut:

  1. Anda berlangganan layanan VPN.
  2. Anda menerima kredensial untuk mengautentikasi diri sendiri.
  3. Anda menginstal klien VPN untuk berkomunikasi dengan server VPN.
  4. Protokol saluran membuat koneksi aman antara perangkat Anda dan server. Contoh protokol yang mungkin di antaranya OpenVPN, L2TP/IPSec, dan PPTP.
  5. Saat Anda ingin mengakses halaman web, Anda meneruskan data melalui saluran untuk mencapai server.
  6. Server meminta informasi dari halaman web dan mengembalikan respons melalui saluran VPN kepada Anda.

Protokol saluran menciptakan semacam saluran pribadi antara perangkat Anda dan server VPN. Informasi di dalamnya kemudian dienkripsi sehingga orang luar tidak dapat membaca atau mengaksesnya. Karena lalu lintas Internet Anda sekarang dirutekan melalui server lain, situs web tidak akan dapat melihat IP dan lokasi Anda yang sebenarnya, tetapi hanya yang disediakan oleh VPN. Jika Anda tinggal di AS dan terhubung ke server di India, situs web mana pun akan menganggap bahwa Anda berada di India.


Saluran terenkripsi dibuat antara perangkat dengan server VPN Anda.

Saluran terenkripsi dibuat antara perangkat dengan server VPN Anda.


Dengan pengertian ini, Anda bisa membayangkan server terlihat seperti node eksit di jaringan Tor. Sumber permintaan dikaburkan dan disalurkan melalui Internet agar terlihat seperti berasal dari lokasi yang berbeda.


Mengapa sebaiknya menggunakan VPN?

Ada banyak manfaat VPN. Anda mungkin sudah menggunakannya di bisnis Anda, karena memungkinkan akses jarak jauh karyawan ke intranet perusahaan dengan cara yang aman. Atau, Anda mungkin ingin menggunakan VPN untuk membuka blokir situs yang dibatasi di negara Anda. Ingat bahwa, bagi ISP, kelihatannya Anda hanya mengakses server acak – bukan situs web yang disensor.

Alasan lainnya yang sangat menarik dalam menggunakan VPN adalah untuk privasi dan keamanan online Anda. Arsitektur Internet mengharuskan pengguna proaktif menjaga keamanan masing-masing. Jika Anda terlalu pasif atau tidak cukup hati-hati, dapat berisiko informasi ada terungkap atau diretas. 

Setiap kali kita online, kita membocorkan informasi yang bisa jatuh ke tangan yang salah. Data pribadi dipandang sebagai sumber daya yang berharga, baik oleh pelaku jahat maupun bisnis yang sah. Dengan VPN, Anda tidak hanya mencegah pengumpulan data oleh ISP Anda, tetapi juga dapat menyembunyikan lokasi geografis Anda. Pada akhirnya, VPN mempersulit orang lain untuk mencari tahu siapa Anda.

Jika Anda menggunakan jaringan WiFi publik, Anda harus memahami bahayanya. Mungkin Anda mendapatkan tingkat privasi yang tinggi dari WiFi rumah Anda, namun, router kafe lokal Anda tidak menawarkan jaminan semacam itu. Bahkan, hotspot WiFi publik adalah arena bermain bagi pihak jahat. Jika Anda benar-benar harus menggunakannya, perlindungan VPN sangat dianjurkan. Paling tidak, pilih situs web yang mengandalkan protokol HTTPS alih-alih HTTP, karena HTTPS mengenkripsi koneksi dengan SSL/TLS.

Baca lebih lanjut mengenai risiko yang terkait dengan WiFi publik dalam artikel Mengapa WiFi Umum tidak Aman.


Pro dan kontra penggunaan VPN

Pro VPN

Mengaburkan alamat

Dengan menggunakan VPN, koneksi internet Anda tampaknya berasal dari lokasi yang berbeda. Ini memungkinkan Anda untuk melewati batasan negara Anda dalam mengakses situs tertentu atau untuk menghindari blokir geografis yang dimiliki situs tersebut.


Lebih aman

Karena komunikasi Anda melewati saluran terenkripsi, tidak seorang pun kecuali titik akhir (yaitu Penyedia VPN) yang dapat memahaminya. Koneksi terenkripsi ini mencegah ISP, peretas, dan pihak-pihak lainnya mengambil data Anda. Jika situs yang Anda akses menggunakan HTTPS, maka server VPN tidak dapat melihat konten permintaan Anda. Mereka hanya akan mengetahui situs apa yang Anda akses.


Privasi lebih

Selain mencegah ISP Anda mengetahui apa yang Anda lakukan di dunia online, Anda juga mencegah situs web yang Anda jelajahi mengetahui lokasi Anda. 


Variasi biaya 

Dengan sedikit usaha, Anda dapat mengatur VPN sendiri. Atau sebagai alternatif, ada banyak penyedia yang menawarkan akses ke server di ratusan negara. Beberapa menyediakan aplikasi eksklusif untuk sistem operasi seluler dan desktop, sementara yang lain hanya mengharuskan Anda terhubung melalui perangkat lunak open-source.


Kontra VPN

Kecepatan berkurang

Masuk akal bahwa koneksi VPN seringkali lebih lambat daripada koneksi biasa. Lagi pula, Anda mengambil setidaknya satu langkah tambahan antara perangkat Anda dan situs web yang dikunjungi. Sebagai contoh, jika Anda berada di Inggris dan menggunakan server di Australia, Anda tidak hanya perlu mempertimbangkan latensi, tetapi juga kecepatan server dalam mengunggah/mengunduh.


Penyedia layanan mengetahui di mana Anda berada 

Alamat IP Anda dikaburkan ke dunia luar, tetapi tidak ke penyedia VPN. Ada kemungkinan bahwa mereka menyimpan catatan aktivitas Anda, dan, dalam beberapa kasus, menyerahkannya kepada lembaga pemerintah. Mereka juga bisa menjualnya ke pihak lain. Itulah sebabnya penting untuk meneliti dan membandingkan penyedia VPN sebelum memilih yang terbaik.


Kemungkinan ilegal

Beberapa negara melarang penggunaan VPN, menggunakan teknik seperti inspeksi paket yang mendalam untuk mengidentifikasi pengguna. Dalam yurisdiksi ini, upaya untuk menutupi lalu lintas jaringan Anda dapat menyebabkan masalah hukum dan dapat membuat Anda diawasi oleh pihak berwenang.


Tidak cukup

VPN sama sekali bukanlah solusi satu-klik dalam anonimitas online. Alat ini dapat memberikan rasa aman yang salah, ketika, dalam kenyataannya, ada banyak metode lain yang dapat digunakan untuk mengawasi pengguna Internet.


➠ Ingin memiliki mata uang kripto? Beli Bitcoin di Binance!


Penerapan terbaik VPN

Apakah Anda baru saja memutuskan untuk terjun, atau justru sudah memiliki VPN, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai bagaimana VPN Anda beroperasi.

Anda dapat memutuskan untuk menggunakan VPN karena Anda tidak mempercayai penyedia layanan Internet Anda. Ini merupakan alasan yang valid untuk melakukannya, tetapi, Anda harus sadar bahwa Anda tidak menghapus kepercayaan sama sekali. Sebaliknya, Anda mengambilnya dari tangan ISP, dan menempatkannya ke tangan penyedia VPN.

Karena itu, penting bagi Anda untuk memilih penyedia yang terpercaya. Jika Anda tidak terbiasa dengan industri VPN secara umum, Anda mungkin bertanya-tanya harus mulai dari mana. Kita sekarang akan membahas beberapa hal yang harus diperhatikan saat Anda memutuskan untuk berlangganan.


Reputasi baik

Jika berbicara mengenai privasi online Anda, Anda pasti tidak ingin memilih VPN termurah. Penyedia VPN gratis akan mendapat keuntungan dari data Anda dengan beberapa cara. Paling buruk, Anda bisa saja menginstal malware yang jauh lebih berbahaya yang muncul dari VPN gratis tersbut.

Layanan bereputasi baik dapat ditemukan dengan harga setara biaya minum kopi Anda setiap bulan. Baca ulasan objektif mengenai berbagai penawaran, bandingkan biaya, kecepatan, dan lokasi server. Jika Anda serius, Anda mungkin ingin memeriksa Ketentuan Layanan mereka juga. Ada banyak situs yang tidak memihak, yang menyajikan perbandingan baik dan baruknya untuk membantu Anda memutuskan. Seperti halnya mata uang kripto – lakukan riset Anda sendiri! Do your own research!


Atribut yang diinginkan

Tingkat ancaman setiap orang akan berbeda-beda. Untuk yang lebih sadar privasi, Anda mungkin ingin mempertimbangkan penyedia VPN yang menawarkan atribut-atribut berikut.


Yurisdiksi bebas pengawasan

The Five Eyes merupakan aliansi negara-negara yang berbagi intelijen satu sama lain. Awalnya perjanjian antara Inggris dan Amerika Serikat, sejak itu diperluas sehingga mencakup Kanada, Australia, dan Selandia Baru. Negara-negara ini secara kontroversial bertukar informasi mengenai warga mereka satu sama lain. 

Meskipun (diduga) tidak sekuat pertukaran informasi mereka, the Nine Eyes (yang juga mencakup Prancis, Belanda, Denmark, dan Norwegia) dan the Fourteen Eyes (+ Swedia, Spanyol, Jerman, Italia, dan Belgia) merupakan perpanjangan aliansi ini.

Aktivis privasi memperingatkan agar tidak menggunakan VPN yang berdomisili di yurisdiksi ini. Jika Anda berada di negara Five Eyes dan mengakses Internet melalui server VPN yang berlokasi di Five-Eyes, pemerintah Anda masih dapat meminta data mengenai aktivitas Anda. Sekali lagi, apakah Anda merasa ini penting, tergantung pada profil risiko Anda. Beberapa orang menganggap penghindaran yurisdiksi ini berlebihan.


Kill switch Internet

Banyak VPN menambahkan fitur yang dikenal sebagai "kill switch", merupakan tindakan pengamanan yang memutus koneksi jaringan Anda jika protokol VPN tidak berfungsi dengan baik. Ini adalah mekanisme praktis yang dapat mencegah Anda membocorkan alamat IP secara tidak sengaja seandainya VPN Anda mengalami kegagalan fungsi.


Kebijakan logging

Penyedia VPN yang berkomitmen untuk melindungi privasi penggunanya biasanya mengadopsi kebijakan "tanpa log". Berarti bahwa mereka tidak akan menyimpan catatan aktivitas Anda. Perlu dicatat bahwa tidak ada cara bagi Anda untuk memverifikasi ini. Mungkin saja mereka berbohong. Ada contoh baru-baru ini dari penyedia "tanpa log" yang dipaksa untuk membagikan data penggunanya ke pihak berwenang.

Beberapa menyarankan, jika penyedia mana pun menawarkan pendekatan "tanpa log", kemungkinan mereka tidak jujur, karena beberapa data memang harus dikumpulkan. Dengan demikian, pengguna harus mencari perusahaan yang memberikan detail yang jelas dari setiap data yang mereka simpan.


Ramah kripto

Jika Anda menginginkan VPN untuk tujuan privasi online, kemungkinan Anda tidak suka membagikan informasi pribadi Anda. Detail kartu debit dan kartu kredit mungkin merupakan informasi paling sensitif yang Anda miliki, sehingga dapat dimengerti, bahwa penyedia layanan yang baik akan menawarkan solusi pembayaran alternatif. Banyak penyedia VPN yang memungkinkan Anda membayar biaya berlangganan menggunakan berbagai mata uang kripto untuk menjaga privasi Anda.


Mendukung berbagai perangkat

Beberapa langganan memungkinkan Anda untuk melindungi tidak hanya PC Anda (baik Windows, Mac atau Linux), tetapi juga perangkat smartphone dan IoT. Jika Anda ingin memastikan jangkauan di seluruh jaringan rumah, Anda mungkin akan membutuhkan langganan VPN yang dapat digunakan pada beberapa perangkat.


Konklusi

Jaringan pribadi virtual atau virtual private network telah menjadi alat penting dalam mengakses Internet, apakah Anda di rumah atau di jaringan publik. VPN yang murah tapi efisien membantu Anda melindungi informasi pribadi yang berharga dari ISP dan situs web yang Anda akses.

Meskipun demikian, penting untuk dipahami bahwa VPN bukanlah peluru perak. Anonimitas onlie secara total adalah mitos, karena ada banyak cara bagi pihak jahat untuk mendapatkan akses ke data Anda. Hal-hal seperti cookie dan sidik jari perangkat juga dapat membocorkan banyak informasi. Untuk menghindari perangkap keamanan umum, VPN sebaiknya digunakan bersamaan dengan teknologi keamanan dan privasi lainnya.


➠ Anda memiliki pertanyaan mengenai VPN? Kunjungi Ask Academy!

Loading