Apa Itu Dompet Kripto?
Daftar Isi
Penjelasan mengenai dompet kripto
Bagaimana cara kerja dompet mata uang digital?
Apakah saya memerlukan dompet kripto untuk berdagang kripto?
Hot vs Cold Wallet (Dompet Panas vs Dingin)
Dompet Software
Dompet Web
Dompet Desktop
Dompet Ponsel
Dompet Perangkat Keras (Hardware Wallet)
Dompet Kertas
Pentingnya Arsip
Manakah dompet kripto yang sebaiknya saya gunakan?
Penutup
Apa Itu Dompet Kripto?
BerandaArtikel
Apa Itu Dompet Kripto?

Apa Itu Dompet Kripto?

Pemula
Diterbitkan Jun 18, 2019Diperbarui Mar 22, 2022
9m

Penjelasan mengenai dompet kripto

Singkatnya, dompet kripto adalah alat yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan sebuah jaringan blockchain. Terdapat beragam jenis dompet kripto yang dapat dibagi ke dalam tiga kelompok: dompet perangkat lunak, dompet perangkat keras, dan paper wallet. Tergantung pada mekanisme kerjanya, dompet tersebut dapat disebut juga sebagai hot wallet atau cold wallet.

Mayoritas penyedia dompet kripto didasarkan pada perangkat lunak, sehingga penggunaannya menjadi lebih mudah daripada dompet perangkat keras. Namun, dompet perangkat keras cenderung menjadi alternatif yang paling aman. Di sisi lain, paper wallet terdiri dari sebuah "dompet" yang dicetak pada secarik kertas, tetapi penggunaannya kini dianggap usang dan tidak andal.


Bagaimana cara kerja dompet mata uang digital?

Tidak seperti kepercayaan masyarakat umum, dompet kripto tidak benar-benar menyimpan aset digital. Sebaliknya, dompet ini menyediakan alat yang diperlukan untuk berinteraksi dengan blockchain. Dengan kata lain, dompet ini dapat menghasilkan informasi yang diperlukan untuk mengirim dan menerima mata uang kripto melalui transaksi blockchain. Informasi tersebut di antaranya berisi satu atau beberapa pasangan kunci publik dan privat.

Dompet ini juga mencakup alamat yang merupakan pengenal alfanumerik yang dihasilkan berdasarkan kunci publik dan privat. Intinya, alamat tersebut merupakan "lokasi" spesifik di blockchain yang dapat menerima pengiriman koin. Artinya, Anda dapat berbagi alamat dengan orang lain untuk menerima dana, tetapi Anda tidak boleh mengungkapkan kunci privat kepada siapa pun.

Kunci privat memberikan akses ke mata uang kripto, terlepas dari dompet yang digunakan. Jadi, meskipun komputer atau smartphone Anda dibobol, Anda masih dapat mengakses dana di perangkat lain selama memiliki kunci privat (atau seed phrase) yang sesuai. Perhatikan bahwa koin tidak pernah benar-benar meninggalkan blockchain, melainkan hanya ditransfer dari satu alamat ke alamat lain.


Apakah saya memerlukan dompet kripto untuk berdagang kripto?

Jawaban sederhananya adalah ya. Baik Anda seorang pedagang berkala maupun HODLer bitcoin, Anda harus memiliki alamat dompet untuk menyimpan dan berdagang kripto. Anda dapat menggunakan hot wallet yang disediakan oleh bursa kripto, dompet seluler yang diinstal ke ponsel, ekstensi browser, dompet desktop, atau dompet perangkat keras. Terdapat beberapa pilihan yang tersedia. Berikut adalah beberapa contoh dari berbagai jenis dompet:
1. Hot wallet: Bursa Binance.
2. Dompet kripto seluler: Trust WalletMetaMask.
3. Dompet kripto ekstensi browser: MetaMask, MathWallet, Binance Chain Wallet.
4. Dompet kripto desktop: Electrum, Exodus.
Catatan: Jika Anda menggunakan Binance Smart Chain (BSC), pastikan untuk membaca Dompet Kripto Terbaik untuk Binance Smart Chain (BSC)


Hot vs Cold Wallet (Dompet Panas vs Dingin)

Seperti yang sudah disebut, dompet mata uang digital dapat juga disebut sebagai “Hot” atau “Cold”, menurut dengan cara mereka bekerja.

Hot wallet adalah dompet apa pun yang terhubung ke Internet. Misalnya, saat membuat akun di Binance dan mengirim dana ke dompet, Anda menyetor ke dalam hot wallet Binance. Dompet ini cukup mudah diatur dan dananya dapat diakses dengan cepat, sehingga menjadikannya mudah bagi pedagang dan pengguna berkala lainnya.
Sebaliknya, cold wallet tidak memiliki koneksi ke Internet. Dompet ini justru menggunakan media fisik untuk menyimpan kunci secara offline, sehingga menjadikannya tahan terhadap upaya peretasan online. Dengan begitu, cold wallet cenderung menjadi alternatif yang jauh lebih aman untuk "menyimpan" koin Anda. Metode ini juga disebut dengan cold storage dan sangat cocok bagi investor jangka panjang atau "HODLer".
Sebagai cara untuk melindungi dana pengguna, Binance hanya memiliki persentase kecil dari koin dalam hot wallet-nya. Sisanya disimpan dalam cold storage yang terputus dari Internet. Perlu diperhatikan, Binance DEX menyediakan alternatif bagi pengguna yang lebih suka tidak menyimpan dananya dalam bursa tersentralisasi. Binance DEX merupakan platform perdagangan terdesentralisasi yang memungkinkan Anda untuk memiliki kontrol total terhadap kunci privatnya sambil mampu berdagang langsung dari perangkat cold storage (dompet perangkat keras).


Dompet Software

Dompet perangkat lunak memiliki berbagai jenis, masing-masing dengan karakteristik uniknya sendiri. Sebagian besar darinya terhubung ke Internet (hot wallet). Berikut adalah deskripsi dari beberapa jenis yang paling umum dan penting: dompet web, desktop, dan seluler.


Dompet Web

Anda dapat menggunakan dompet web untuk mengakses blockchain melalui antarmuka browser tanpa harus mengunduh atau menginstal apa pun. Hal ini mencakup dompet bursa dan penyedia dompet berbasis browser lainnya. Dalam sebagian besar kasus, Anda dapat membuat dompet baru dan mengatur kata sandi pribadi untuk mengaksesnya. Namun, beberapa penyedia layanan memiliki dan mengelola kunci privat atas nama Anda. Meskipun lebih mudah bagi pengguna yang belum berpengalaman, praktik ini berbahaya. 

Jika tidak memiliki kunci privat, Anda memercayakan uang Anda ke orang lain. Untuk mengatasi masalah ini, kebanyakan dompet web kini memungkinkan Anda untuk mengelola kuncinya, baik sepenuhnya maupun melalui kontrol bersama (melalui beberapa tanda tangan). Jadi, penting untuk memeriksa pendekatan teknis dari setiap dompet sebelum memilih yang paling sesuai untuk Anda.
Saat menggunakan bursa mata uang kripto, Anda harus mempertimbangkan penggunaan alat perlindungan yang tersedia. 
Bursa Binance menawarkan beberapa fitur keamanan, seperti manajemen perangkat, autentikasi beberapa faktorkode anti-phishing, dan manajemen alamat penarikan.


Dompet Desktop

Seperti namanya, dompet desktop merupakan perangkat lunak yang diunduh dan dieksekusi secara lokal di komputer Anda. Berbeda dari versi berbasis web, dompet desktop memberikan kontrol penuh kepada Anda terhadap kunci dan dana. Saat membuat dompet desktop baru, file yang disebut "wallet.dat" akan disimpan secara lokal di komputer Anda. File ini berisi informasi kunci privat yang digunakan untuk mengakses alamat mata uang kripto Anda, sehingga Anda harus mengenkripsinya dengan kata sandi pribadi.

Jika Anda mengenkripsi dompet desktop, Anda akan diharuskan untuk memberikan kata sandi setiap kali menjalankan perangkat lunak agar dompet dapat membaca file wallet.dat tersebut. Jika kehilangan file ini atau melupakan kata sandi, Anda cenderung akan kehilangan akses ke dana Anda.

Oleh karena itu, penting untuk mencadangkan file wallet.dat dan menyimpannya di suatu tempat yang aman. Alternatifnya, Anda dapat mengekspor kunci privat atau seed phrase yang sesuai. Dengan melakukannya, Anda akan dapat mengakses dana di perangkat lain apabila komputer berhenti berfungsi atau menjadi tidak dapat diakses.

Pada umumnya, dompet desktop dapat dianggap lebih aman dibandingkan dengan versi web, akan tetapi sangatlah penting untuk menjaga komputer anda tetap bersih dari virus dan malware sebelum mengatur dan menggunakan dompet mata uang digital.


Dompet Ponsel

Dompet seluler berfungsi seperti versi desktop-nya, tetapi dirancang khusus sebagai aplikasi smartphone. Dompet ini cukup nyaman karena memungkinkan Anda untuk mengirim dan menerima mata uang kripto melalui penggunaan kode QR.

Dengan begitu, dompet seluler sangat cocok untuk melakukan transaksi dan pembayaran setiap hari, sehingga menjadikannya pilihan yang baik untuk membelanjakan Bitcoin, BNB, dan mata uang kripto lainnya di dunia nyata. Trust Wallet adalah contoh yang populer dari dompet kripto seluler.
Namun, sama seperti komputer, perangkat seluler rentan terhadap aplikasi berbahaya dan infeksi malware. Jadi, Anda disarankan untuk mengenkripsi dompet seluler dengan kata sandi dan mencadangkan kunci privat (atau seed phrase) sekiranya smartphone Anda hilang atau tercuri.


Dompet Perangkat Keras (Hardware Wallet)

Dompet perangkat keras adalah perangkat fisik elektronik yang menggunakan generator nomor acak (random number generator/RNG) untuk menghasilkan kunci publik dan privat. Kemudian, kunci ini disimpan dalam perangkat itu sendiri yang tidak terhubung ke Internet. Oleh karena itu, penyimpanan perangkat keras merupakan sejenis cold wallet dan dianggap sebagai alternatif yang paling aman.

Meskipun menawarkan tingkat keamanan yang lebih tinggi terhadap serangan online, dompet ini dapat menimbulkan risiko jika implementasi firmware tidak dilakukan dengan benar. Selain itu, dompet perangkat keras cenderung kurang ramah pengguna dan dananya lebih sulit diakses dibandingkan dengan hot wallet.

Untuk mengatasi kurangnya aksesibilitas, Anda dapat menggunakan Binance DEX untuk menghubungkan perangkat secara langsung ke platform perdagangan. Ini merupakan cara yang aman untuk mengakses dana Anda, karena kunci privat tidak pernah keluar dari perangkat. Beberapa penyedia layanan dompet web juga menawarkan layanan yang serupa, sehingga memungkinkan dompet perangkat keras terhubung ke antarmuka browser-nya.
Anda sebaiknya mempertimbangkan penggunaan dompet perangkat keras jika berencana untuk memiliki kripto dalam waktu yang lama atau jika memiliki sejumlah besar mata uang kripto. Saat ini, sebagian besar dompet perangkat keras memungkinkan Anda untuk mengatur kode PIN untuk melindungi perangkat, beserta sebuah recovery phrase (frasa pemulihan) yang dapat digunakan apabila dompet hilang.


Dompet Kertas

Paper wallet adalah secarik kertas yang berisi cetakan fisik alamat kripto dan kunci privatnya dalam bentuk kode QR. Kemudian, kode ini dapat dipindah untuk mengeksekusi transaksi mata uang kripto.

Beberapa situs dompet kertas mengizinkan anda untuk mengunduh kode mereka untuk membuat alamat baru dan kunci, dalam kondisi offline. Dengan demikian, dompet-dompet ini sangatlah tahan terhadap serangan hacking online dan dapat dianggap sebagai cold storage alternatif.

Namun, karena sejumlah kelemahannya, penggunaan paper wallet kini dianggap berbahaya dan tidak dianjurkan. Jika Anda masih ingin menggunakannya, penting untuk memahami risikonya. Kelemahan utama dari paper wallet adalah tidak cocok untuk mengirim dana sebagian, karena hanya mampu mengirim seluruh saldo sekaligus.

Sebagai contohnya, bayangkan anda membuat sebuah dompet kertas dan mengirimkan beberapa transaksi untuk mendanainya, yang bertotal 10 BTC. jika anda memutuskan untuk menggunakan 2 BTC, anda harus pertama-tama mengirimkan 10 BTC tersebut ke jenis dompet lainnya (seperti dompet desktop), dan hanya akan dapat mengirimkan sebagian dari dana tersebut (2 BTC). lalu anda dapat mengembalikan 8 BTC tersebut ke sebuah dompet kertas yang baru, walaupun sebuah dompet hardware atau software menjadi pilihan yang lebih baik.

Secara teknis, jika anda mengimpor kunci pribadi dompet kertas anda ke sebuah dompet desktop dan hanya menggunakan sebagian dari dana tersebut, dana yang tersisa akan dikirim ke sebuah “alamat perubahan” yang secara otomatis dibuat oleh protokol Bitcoin. Jika anda tidak secara manual mengatur alamat perubahan tersebut ke sebuah alamat yang anda kontrol, sangat memungkinkan untuk anda kehilangan uang anda.

Sebagian besar dompet perangkat lunak kini akan menangani perubahan tersebut untuk Anda dengan mengirim sisa koin ke alamat yang merupakan bagian dari dompet Anda. Namun, hal penting yang perlu diingat adalah bahwa paper wallet akan kosong setelah mengirim transaksi pertamanya terlepas dari jumlahnya. Jadi, jangan berharap untuk menggunakannya lagi nanti.


Pentingnya Arsip

Kehilangan akses ke dompet mata uang kripto dapat cukup merugikan. Jadi, penting untuk mencadangkannya secara berkala. Dalam kebanyakan kasus, hal ini dicapai cukup dengan mencadangkan file wallet.dat atau seed phrase. Intinya, seed phrase berfungsi seperti kunci root yang menghasilkan dan memberi akses ke semua kunci dan alamat di sebuah dompet kripto. Selain itu, jika Anda memilih untuk mengenkripsi kata sandi, ingatlah untuk mencadangkan kata sandi Anda juga.


Manakah dompet kripto yang sebaiknya saya gunakan?

Tidak ada jawaban mutlak terkait dompet kripto yang sebaiknya digunakan. Jika Anda seorang pedagang berkala, penggunaan dompet web akan memungkinkan Anda untuk mengakses dana dengan cepat dan berdagang dengan mudah. Dengan berasumsi bahwa Anda telah mengambil langkah tambahan untuk mengamankan akun Anda dengan metode autentikasi dua faktor (2FA), kripto Anda umumnya akan aman. Namun, jika Anda melakukan HODLing terhadap sejumlah besar kripto yang tidak ingin Anda jual sementara waktu, cold wallet adalah alternatif yang lebih baik karena tidak terhubung ke Internet sehingga menjadi lebih aman dan tahan terhadap serangan phishing online atau penipuan.


Penutup

Dompet kripto merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam menggunakan Bitcoin dan mata uang kripto lainnya. Dompet ini merupakan bagian mendasar dari infrastruktur yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan dana melalui jaringan blockchain. Setiap jenis dompet kripto memiliki keunggulan dan kelemahan. Jadi, penting untuk memahami cara kerjanya sebelum memindahkan dana Anda.