Mengenal Binance Bridge
Mengenal Binance Bridge
BerandaArtikel

Mengenal Binance Bridge

Pemula
2mo ago
4m

TL;DR:

Proyek Binance Bridge bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas di antara berbagai blockchain. Memungkinkan siapa pun untuk mengonversi aset kripto mereka menjadi (dan kembali dari) wrapped token Binance Chain dan Binance Smart Chain.

Mengapa ini bermanfaat? Nah, dengan cara ini, Anda dapat menggunakan BTC, ETH, USDT, atau aset-aset lainnya di DApp Binance Smart Chain (BSC). Apakah Anda memiliki BTC dan ingin menghasilkan uang lewat yield farming terbaru di BSC? Jangan khawatir, Anda dapat memanfaatkan Bitcoin Anda untuk berpartisipasi dalam DeFi di Binance Smart Chain.


Pengantar

Saat ini, terdapat sedikit masalah di dunia kripto. Blockchain yang berbeda tidak bisa benar-benar berkomunikasi satu sama lain. Jika Anda melakukan transaksi Bitcoin, blockchain Ethereum tidak akan mengetahui bahwa transaksi tersebut terjadi. Jika kita mengamati sedikit lebih luas dan melihat ke masa depan, masalah ini kemungkinan besar akan dipecahkan dengan teknologi baru. Namun, solusi yang jauh lebih cepat yang sudah tersedia sekarang adalah koin dan token yang dibungkus (wrapped token). 

Token yang dibungkus memungkinkan Anda menggunakan koin dan token asli dari blockchain lain sebagai token di chain yang berbeda, seperti Binance Smart Chain. Kita sudah melihat bagaimana cara kerja BTC yang ditokenkan di Ethereum. Proyek Binance Bridge memperkenalkan konsep ini ke Binance Chain dan Binance Smart Chain.


Apa itu Proyek Binance Bridge?

Proyek Binance Bridge merupakan layanan penghubung cross-chain yang bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas di antara berbagai blockchain. Ini pada dasarnya memungkinkan siapa pun mengubah koin yang dipilih menjadi token yang dibungkus (token yang dipatok atau “pegged token”) untuk digunakan di Binance Chain dan Binance Smart Chain. Proyek ini membawa aset-aset digital seperti BTC, ETH, USDT, LTC, XRP, LINK, ATOM, DOT, XTZ, ONT, dan lainnya ke ekosistem Binance Chain.
Dengan menggunakan portal Binance Bridge, Anda dapat mengakses likuiditas cross-chain di Binance Chain dan Binance Smart Chain hanya dengan beberapa klik.


Bagaimana cara kerja proyek Binance Bridge?

Membungkus koin atau token menjadi versi Binance Chain sebenarnya cukup mudah. Dengan menggunakan layanan Binance Bridge, Anda dapat mengonversi aset kripto dari blockchain asli ke Binance Chain/Binance Smart Chain dan sebaliknya. Misalnya, jika Anda mentransfer USDT dari Ethereum ke Binance Smart Chain, Binance Bridge akan mendukung konversi cross-chain dari Ethereum ERC-20 ke Binance BEP-2 atau BEP-20. Perlu dicatat bahwa koin yang dibungkus ini didukung oleh koin dan token asli yang dicadangkan di alamat publik.

Saat ini, Proyek Binance Bridge  mendukung transfer cross-chain ERC-20 dan TRC-20. Seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, ERC-20 adalah standar token yang sangat populer di Ethereum. TRC-20 adalah standar serupa di jaringan TRON.
Sebagai catatan, BEP-2 merupakan standar token di Binance Chain, sedangkan BEP-20 adalah standar token di Binance Smart Chain. Mata uang asli kedua chain ini adalah BNB. Jika Anda ingin membaca lebih lanjut mengenai cara kerja blockchain paralel ini, lihat Mengenal Binance Smart Chain (BSC).

Setelah Anda menetapkan parameter, waktu konversinya cukup singkat, hanya membutuhkan waktu sekitar beberapa menit untuk menjalankan konversi cross-chain. Ini, tentu saja, tergantung pada waktu konfirmasi jaringan blockchain. Maksudnya? Tergantung pada blockchain yang ingin Anda konversi, prosesnya mungkin membutuhkan waktu lebih lama jika jaringan sedang macet dan aktivitas tinggi.

Sejauh menyangkut biaya, Binance Bridge tidak mengenakan biaya konversi. Anda hanya perlu membayar biaya transaksi jaringan di blockchain yang Anda konversi.

Apakah Anda memerlukan akun Binance untuk menggunakan Binance Bridge? Tidak. Antarmuka Binance Bridge terbuka untuk semua alamat tanpa perlu mendaftarkan akun Binance.

Di sisi lain, jika Anda memiliki akun Binance, setoran dan penarikan terbuka untuk sejumlah aset BEP-2 dan BEP-20. Dengan cara ini, Anda tidak perlu mengkhawatirkan pembungkusan aset, Anda bisa menyimpan, memperdagangkan, dan mentransfernya seperti token lainnya.



Apa itu “Peg-in” dan “Peg-out”?

Fitur “Peg-in” memungkinkan Anda untuk mengonversi dari blockchain asli ke token Binance Chain/Binance Smart Chain. Sebaliknya, “Peg-out” berarti mengubah dari token Binance Chain/Binance Smart Chain menjadi token blockchain asli.

Untuk melengkapi Peg-in, pertama-tama, Anda memerlukan wallet yang kompatibel, seperti Binance Chain Wallet atau MetaMask.
Pilih jaringan yang ingin Anda konversi, dan tentukan jumlahnya. Binance Bridge akan mengeluarkan alamat tujuan penyetoran. Anda akan diberikan jendela waktu untuk menyetor. Jika Anda mengirim dana ke alamat tersebut dalam batas waktu yang ditentukan, Binance Bridge akan mengirim jumlah yang setara dari token yang dibungkus ke alamat Binance Chain atau Binance Smart Chain Anda. Anda dapat menemukan panduan langkah demi langkah bagaimana melakukan ini di Bagaimana Memulai Binance Bridge.

Setelah transaksi selesai, Binance Bridge akan mengunci token, maka proses pematokan atau pegging ke Binance Smart Chain selesai. Saat ini Anda dapat mulai menggunakan token yang dipatok (pegged token) tersebut.

Harap perhatikan bahwa jika Anda ingin mengonversi dalam jumlah besar, mungkin lebih baik memulai dengan jumlah kecil terlebih dahulu. Dengan cara ini, Anda dapat memeriksa apakah semuanya beres sebelum melakukannya dalam jumlah besar. Sebagai alternatif, Anda dapat melakukan proses yang sama secara langsung di Binance.


Ide penutup

Proyek Binance Bridge merupakan alat penting untuk meningkatkan kompatibilitas silang di dunia blockchain. Siapa pun dapat mematok koin dan token untuk digunakan di Binance Chain/Binance Smart Chain. Jumlah token yang didukung akan bertambah seiring waktu, yang mengarah ke peningkatan likuiditas di Binance Smart Chain.

Binance Bridge hanyalah salah satu bagian dari proyek yang lebih besar. Binance bertujuan untuk meningkatkan lebih banyak likuiditas cross-chain di antara berbagai blockchain. Nantikan perkembangan selanjutnya!

Anda masih memiliki pertanyaan mengenai Binance Bridge dan BUSD? Lihat platform tanya jawab kami, Ask Academy, tempat komunitas akan menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda.